Honda CT125 Bersolek dengan Warna Baru, Tampil Makin Tangguh dan Ikonik

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 09 September 2026 | 14:05 WIB
Honda CT125 Bersolek dengan Warna Baru, Tampil Makin Tangguh dan Ikonik
Honda CT125 terbaru dengan warna Matte Fresco Brown. (Foto: AHM)
baca 10 detik
  • PT Astra Honda Motor resmi meluncurkan pembaruan sepeda motor Honda CT125 dengan warna baru pada Rabu, 9 September 2026.
  • Motor bebek tangguh berkapasitas mesin 125cc ini dipasarkan secara eksklusif seharga Rp83.500.000 On The Road DKI Jakarta.
  • Kendaraan fungsional tersebut dilengkapi fitur pendukung seperti pengereman ABS 1-channel dan rak belakang berdaya angkut 20 kg.

Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) resmi menghadirkan penyegaran pada sepeda motor ikonik Honda CT125. Motor bebek berkonsep Iconic Tracking Cub ini kini tampil lebih segar dan bergaya untuk mendukung aktivitas penjelajahan alam hingga perjalanan harian.

Penyegaran Honda CT125 ditandai dengan hadirnya warna baru Matte Fresco Brown yang melengkapi opsi Glowing Red. Kehadiran pilihan warna anyar ini semakin memperkuat karakter unik sekaligus mempertegas kesan tangguh yang menjadi ciri khasnya.

Marketing Director AHM Octavianus Dwi menyampaikan penyegaran Honda CT125 merupakan komitmen perusahaan dalam menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan yang fungsional, berkarakter kuat, serta mendukung gaya hidup aktif.

"Karakter ikonik dan fungsional menjadi kekuatan utama Honda CT125 yang terus kami pertahankan. Melalui pilihan warna baru Matte Fresco Brown, kami ingin memberikan penyegaran sekaligus pilihan yang semakin beragam bagi konsumen untuk mengekspresikan gaya berkendara mereka, baik saat menikmati aktivitas sehari-hari maupun mengeksplorasi berbagai destinasi," ujar Octavianus, Rabu (9/9/2026).

Dari sektor performa, Honda CT125 mengusung mesin 125cc PGM-FI 4-langkah SOHC berpendingin udara. Mesin tersebut menyemburkan tenaga maksimal 6,76 kW pada 6.250 rpm dan torsi puncak 10,8 Nm pada 4.750 rpm. Karakter tenaga yang responsif di putaran rendah hingga menengah membuatnya andal di berbagai medan.

Sisi kepraktisan ditunjukkan melalui intake duct berspesifikasi tinggi untuk meminimalkan debu masuk, knalpot tinggi khas motor trekking, serta rak belakang berkapasitas daya angkut hingga 20 kg. Fitur pendukung lainnya mencakup sistem pencahayaan LED, panel meter digital, tangki BBM 5,3 liter, hingga sistem pengereman cakram ganda berteknologi ABS 1-channel di roda depan.

Honda CT125 terbaru dengan warna Matte Fresco Brown. (Foto: AHM)
Honda CT125 terbaru dengan warna Matte Fresco Brown. (Foto: AHM)

Harga Honda CT125 dipasarkan dengan harga On The Road (OTR) DKI Jakarta Rp83.500.000. Jaringan penjualannya dilakukan secara eksklusif melalui diler Honda BigWing dan Wing Dealer di seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pebalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Sukses Raih Fastest Lap di Moto3 Junior Valencia

Pebalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Sukses Raih Fastest Lap di Moto3 Junior Valencia

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 15:10 WIB

Sentuhan Baru Honda ST125 Dax Hadirkan Karakter Klasik yang Lebih Ikonik

Sentuhan Baru Honda ST125 Dax Hadirkan Karakter Klasik yang Lebih Ikonik

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 15:05 WIB

Ribuan Bikers Honda PCX Rayakan HUT RI ke-81 Lewat Konvoi Lintas Generasi

Ribuan Bikers Honda PCX Rayakan HUT RI ke-81 Lewat Konvoi Lintas Generasi

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09 WIB

Terkini

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×