Cara Berhenti di Lampu Merah Mobil CVT vs AT: Masuk N atau Tahan di D?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:41 WIB
Cara Berhenti di Lampu Merah Mobil CVT vs AT: Masuk N atau Tahan di D?
Ilustrasi mengemudi.(Freepik/freepik)
baca 10 detik
  • Pengemudi mobil matik CVT disarankan memindahkan tuas ke posisi Netral jika berhenti di lampu merah lebih dari sepuluh detik.
  • Transmisi otomatis konvensional lebih aman menahan posisi Drive saat berhenti singkat di bawah tiga puluh detik tanpa risiko kerusakan berarti.
  • Pemindahan tuas transmisi ke posisi Netral saat berhenti lama mencegah risiko kecelakaan akibat kaki tidak sengaja terlepas dari rem.

Suara.com - Mengendarai mobil bertransmisi otomatis memang memberikan kenyamanan ekstra di tengah kemacetan jalan raya.

Namun, ada satu kebiasaan saat berhenti di lampu merah yang sering memicu perdebatan di kalangan pengemud mobil matici: apakah tuas transmisi sebaiknya tetap ditahan di posisi Drive (D) sambil menginjak rem, atau harus dipindahkan ke posisi Netral (N)?

Jawaban atas pertanyaan ini ternyata sangat bergantung pada jenis sistem transmisi otomatis yang digunakan kendaraan Anda.

Mobil matik di pasaran secara umum terbagi menjadi dua tipe utama, yaitu sistem CVT (Continuously Variable Transmission) dan sistem AT konvensional.

Perbedaan utama antara kedua tipe transmisi ini terletak pada mekanisme penyaluran tenaga mesin ke roda kendaraan.

Transmisi AT konvensional memanfaatkan komponen bernama torque converter yang menghubungkan mesin dan transmisi melalui fluida cair, sehingga mesin tetap dapat berputar bebas saat roda berhenti tanpa menimbulkan gesekan mekanis langsung yang berarti.

Sementara itu, transmisi CVT mengandalkan kombinasi sabuk baja dan puli (pulley). Ketika tuas transmisi CVT berada di posisi D dan rem diinjak saat mobil diam, komponen kopling maju (forward clutch) sebenarnya tetap terhubung, sehingga komponen internal CVT terus menahan beban kerja kendaraan.

Ilustrasi Tuas Persneling Mobil
Ilustrasi Tuas Persneling Mobil

Cara Berhenti di Lampu Merah untuk Mobil CVT

Bagi pemilik mobil bertransmisi CVT, menahan tuas di posisi D dalam waktu yang lama saat lampu merah sangat tidak disarankan karena dapat mempercepat keausan komponen serta meningkatkan suhu oli transmisi.

baca juga

Oleh karena itu, pengemudi mobil CVT sangat dianjurkan untuk memindahkan tuas ke posisi N apabila berhenti lebih dari 10 hingga 30 detik.

Mengenai fenomena ini, media otomotif asal India, Cartoq, memberikan penjelasan mengenai efek fungsi dorong otomatis (creep function) pada CVT:

"Mobil yang menggunakan transmisi CVT memiliki kecenderungan untuk merayap maju begitu Anda melepaskan pedal rem. Hal ini terjadi karena adanya fitur creep function. Artinya, ketika Anda sedang menunggu di lampu lalu lintas, rem mobil menerima tekanan yang tidak perlu. Karena itu, lebih baik memindahkan tuas ke posisi Netral (N) dan mengaktifkan rem parkir."

Panduan yang lebih terperinci juga disampaikan oleh media otomotif Autocar India mengenai batas waktu berhenti bagi pengemudi CVT.

"Saat berhenti di lampu lalu lintas lebih dari 10 detik, sangat disarankan untuk memindahkan transmisi ke posisi Netral (N) dan tetap menginjak pedal rem atau menggunakan rem tangan jika tidak ingin terus menekan pedal rem. Jika tuas tetap berada di posisi D dengan rem diinjak, mesin tetap menyalurkan tenaga ke transaxle untuk menggerakkan mobil ke depan (creep), tetapi laju mobil ditahan oleh pedal rem. Kondisi ini membebani sistem penggerak kendaraan (drivetrain) dan meningkatkan keausan kampas rem."

Penjelasan ini menegaskan bahwa menahan posisi D saat mobil CVT berhenti terlalu lama tidak hanya membebani rangkaian penggerak (drivetrain), tetapi juga mempercepat keausan kampas rem kendaraan.

Bagaimana Jadinya kalau Mobil transmisi AT?

Berbeda halnya dengan transmisi AT konvensional yang jauh lebih toleran ketika tuas tetap berada di posisi D saat mobil berhenti sejenak.

Karena penyaluran tenaganya menggunakan fluida cair dalam torque converter, menahan posisi D untuk durasi berhenti singkat di bawah 30 detik tidak memberikan dampak kerusakan yang signifikan pada sistem transmisi. Sebagaimana dijelaskan kembali oleh Cartoq:

"Jika mobil Anda hanya berhenti di lampu lalu lintas dalam waktu singkat, kami tidak merekomendasikan memindahkan tuas ke posisi P atau N karena hal tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap transmisi. Namun, jika Anda harus menunggu lebih dari 30 detik, memindahkan tuas dari Drive ke Netral atau Park akan menjadi pilihan yang lebih baik."

Dengan kata lain, untuk mobil AT konvensional, Anda tetap aman menahan posisi D jika durasi lampu merah kurang dari 30 detik.

Namun, jika waktu tunggu lebih dari 30 detik, memindahkan tuas ke posisi N tetap menjadi opsi yang lebih baik untuk menjaga umur transmisi dan kampas rem.

Selain faktor teknis keausan komponen transmisi, kebiasaan memindahkan tuas ke posisi N saat berhenti lama di lampu merah juga sangat krusial dari sudut pandang keselamatan berkendara.

Media otomotif Top Gear Philippines mengingatkan adanya risiko fisik jika pengemudi terlalu santai menahan posisi D saat mobil diam. Mengutip penjelasan dari Top Gear Philippines:

"Praktik ini juga tidak aman karena jika Anda tidak sengaja mengangkat kaki dari pedal rem, kemungkinan besar akan terjadi kecelakaan. Tidak penting apakah mobil Anda menggunakan transmisi CVT atau transmisi otomatis konvensional multi-percepatan. Dalam sebagian besar kondisi normal, memindahkan tuas ke posisi Netral adalah kebiasaan yang baik."

Risiko mobil melaju tanpa sengaja akibat kaki terlepas dari pedal rem dapat dihindari dengan membiasakan diri memindahkan tuas ke posisi N dan mengaktifkan rem tangan, baik pada mobil bertransmisi CVT maupun AT konvensional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CVT Ringkih, Produsen Mobil Ternama Diseret ke Meja Hijau

CVT Ringkih, Produsen Mobil Ternama Diseret ke Meja Hijau

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Kenapa Honda Vario 160 CVT Gredek di RPM Rendah? Ini Solusi Ampuhnya

Kenapa Honda Vario 160 CVT Gredek di RPM Rendah? Ini Solusi Ampuhnya

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 13:35 WIB

Apa Perbedaan Gejala Kerusakan CVT dan AT? Ini 6 Opsi Mobil Matic Bandel Mulai Rp70 Juta

Apa Perbedaan Gejala Kerusakan CVT dan AT? Ini 6 Opsi Mobil Matic Bandel Mulai Rp70 Juta

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 16:15 WIB

Manga The Failure at God School Karya Natsu Hyuga Resmi Diadaptasi Anime TV

Manga The Failure at God School Karya Natsu Hyuga Resmi Diadaptasi Anime TV

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:58 WIB

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Cara Berhenti di Lampu Merah Mobil CVT vs AT: Masuk N atau Tahan di D?

Cara Berhenti di Lampu Merah Mobil CVT vs AT: Masuk N atau Tahan di D?

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:41 WIB

4 Serum Sachet Murah di Indomaret dan Alfamart, Ukuran Mini Bisa Dibawa ke Mana Saja

4 Serum Sachet Murah di Indomaret dan Alfamart, Ukuran Mini Bisa Dibawa ke Mana Saja

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Meski Susut, Waskita Karya Tetap Merugi Rp2,87 T di Kuartal III/2026

Meski Susut, Waskita Karya Tetap Merugi Rp2,87 T di Kuartal III/2026

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Penggerebekan MP Club, Polisi Periksa 8 Orang Terkait Peredaran Narkoba

Penggerebekan MP Club, Polisi Periksa 8 Orang Terkait Peredaran Narkoba

Riau | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Beda Kekayaan Maia Estianty dan Irwan Mussry, Pasangan Tajir Melintir

Beda Kekayaan Maia Estianty dan Irwan Mussry, Pasangan Tajir Melintir

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi Sembunyi di Bunker Usai Serangan Houthi Melumpuhkan Bandara Riyadh

Putra Mahkota Arab Saudi Sembunyi di Bunker Usai Serangan Houthi Melumpuhkan Bandara Riyadh

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Sudah Tiga Kali Mutasi dalam 13 Hari, Giliran Dirtipideksus Kena Rombakan Kapolri Suyudi

Sudah Tiga Kali Mutasi dalam 13 Hari, Giliran Dirtipideksus Kena Rombakan Kapolri Suyudi

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Prestasi dan Tuntutan Sosial: Ketika Kemenangan Berujung Tagihan Traktiran

Prestasi dan Tuntutan Sosial: Ketika Kemenangan Berujung Tagihan Traktiran

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kenapa Pintu Kayu Bisa Longgar dan Menyusut Sendiri? Ini 7 Penyebab Lengkap Tipsnya

Kenapa Pintu Kayu Bisa Longgar dan Menyusut Sendiri? Ini 7 Penyebab Lengkap Tipsnya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Mengapa Bank Mandiri Mau Jadi Bohir Gadai Saham Haji Isam Senilai Rp73 T?

Mengapa Bank Mandiri Mau Jadi Bohir Gadai Saham Haji Isam Senilai Rp73 T?

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:24 WIB

×