Anjloknya Penjualan Paksa BMW PHK Ribuan Karyawan

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 04 November 2026 | 15:15 WIB
Anjloknya Penjualan Paksa BMW PHK Ribuan Karyawan
Logo BMW (Shutterstock)
baca 10 detik
  • BMW Jerman memangkas 1.800 karyawan di China mulai 2 November 2026 akibat penurunan penjualan drastis.
  • Penurunan laba 29,4 persen pada semester pertama 2026 memaksa BMW melakukan efisiensi global secara masif.
  • Pengiriman unit BMW di China anjlok 21,8 persen karena terdesak persaingan pasar mobil mewah lokal.

Suara.com - Raksasa otomotif asal Jerman, BMW, kini tengah menghadapi guncangan bisnis hebat di pasar terbesarnya. Penjualan yang terus meluncur deras memaksa perusahaan mengambil langkah drastis dengan memangkas sekitar 1.800 karyawan di China.

Melansir Carnewschina, pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai dieksekusi pada 2 November 2026. Kebijakan rasionalisasi ini menyasar lini produksi hingga bagian administrasi, mengeliminasi sekitar 10 persen dari total tenaga kerja BMW Brilliance Automotive (BBA). Laporan internal menyebutkan pekerja terdampak ditawari kompensasi pesangon dengan skema N+5.

Langkah efisiensi di Negeri Tirai Bambu ini melengkapi pangkasan masif di kantor pusat mereka di Jerman. BMW Group berencana merumahkan sekitar 8.000 karyawan global atau 5 persen dari total 154.000 tenaga kerja, terutama pada divisi riset dan pengembangan (R&D), administrasi, serta perencanaan proyek.

Rangkaian efisiensi ketat ini dipicu oleh perburukan kinerja keuangan dan kegagalan mempertahankan pangsa pasar. Pada semester pertama 2026, laba sebelum pajak BMW Group anjlok hingga 29,4 persen. Sementara itu, margin EBIT segmen otomotif terpuruk di angka 3,6 persen, terlempar jauh dari target realistis jangka panjang perusahaan di rentang 8 hingga 10 persen.

Secara global, pengiriman unit kendaraan BMW Group menyusut 4,9 persen menjadi 1,71 juta unit hingga September 2026. Pasar China menjadi penyumbang koreksi paling parah, di mana pengiriman BMW dan Mini jatuh sedalam 21,8 persen menjadi 376.000 unit.

Kondisi ini mengancam hegemoni BBA di Shenyang yang selama ini menjadi basis manufaktur terbesar BMW di dunia. Kontribusi China terhadap penjualan global BMW terus tergerus dari 32,3 persen pada 2023 menjadi 25,4 persen pada 2025, membuktikan bahwa hegemoni mobil mewah Eropa kian terdesak oleh persaingan lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 10 Kasus Dealer Mobil Problematik Sepanjang 2026: Nama Wuling, Toyota hingga BMW Tercatut

Top 10 Kasus Dealer Mobil Problematik Sepanjang 2026: Nama Wuling, Toyota hingga BMW Tercatut

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Kisah Konsumen Inden Mobil 3 Miliar Malah Diserobot Anak Pejabat: BMW Tercoreng, Beralih ke Porsche

Kisah Konsumen Inden Mobil 3 Miliar Malah Diserobot Anak Pejabat: BMW Tercoreng, Beralih ke Porsche

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:29 WIB

BNPB: 50 Persen Karhutla Ada di Kalteng, Intip Koleksi Mobil Mewah Gubernur Agustiar Sabran

BNPB: 50 Persen Karhutla Ada di Kalteng, Intip Koleksi Mobil Mewah Gubernur Agustiar Sabran

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Terkini

Cara Membersihkan Layar Laptop agar Aman Bebas Gores, Begini Langkah-langkahnya

Cara Membersihkan Layar Laptop agar Aman Bebas Gores, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 15:11 WIB

Bedak Sachet Marcks vs Viva, Mana yang Lebih Ampuh Tahan Minyak Seharian?

Bedak Sachet Marcks vs Viva, Mana yang Lebih Ampuh Tahan Minyak Seharian?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:07 WIB

Arti Kedutan Bibir Bawah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Arti Kedutan Bibir Bawah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:05 WIB

Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar

Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:05 WIB

Timeline Karier Letjen Ariyo Windutomo Pengganti Listyo Sigit: 1996 Lulus Akmil 2026 Plt KSP

Timeline Karier Letjen Ariyo Windutomo Pengganti Listyo Sigit: 1996 Lulus Akmil 2026 Plt KSP

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:01 WIB

Ramai Tren "Stop the Wedding" di Medsos, Bukti Gen Z Makin Muak dengan Budaya Patriarki?

Ramai Tren "Stop the Wedding" di Medsos, Bukti Gen Z Makin Muak dengan Budaya Patriarki?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:00 WIB

Keberuntungan Sedang Menghampirimu: Ketika Kepedulian Menjadi Jalan Menuju Harapan

Keberuntungan Sedang Menghampirimu: Ketika Kepedulian Menjadi Jalan Menuju Harapan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:00 WIB

Dikabarkan Masuk Radar Sadap Listyo Sigit, Said Iqbal Santai: Biasa Saja, Risiko Perjuangan Buruh

Dikabarkan Masuk Radar Sadap Listyo Sigit, Said Iqbal Santai: Biasa Saja, Risiko Perjuangan Buruh

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:58 WIB

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:58 WIB

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:57 WIB

×