Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 04 November 2026 | 15:05 WIB
Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar
Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo (Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Pakar hukum UMY Trisno Raharjo mendorong kepolisian memisahkan penyidikan kasus penyadapan Presiden Prabowo dari dugaan makar.
  • Pemisahan berkas perkara bertujuan agar proses hukum penyadapan ilegal dapat segera dilimpahkan dan disidangkan di pengadilan.
  • Fakta persidangan kasus penyadapan nantinya diharapkan mampu membantu tim khusus memperkuat pembuktian terkait dugaan makar.

Suara.com - Penanganan kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo cs dinilai menyisakan indikasi kejahatan terhadap keamanan negara.

Pakar Hukum Pidana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Trisno Raharjo, mendorong kepolisian untuk memisahkan (split) penyidikan antara tindak pidana penyadapan dan dugaan makar.

Menurut dia, penyadapan sarana komunikasi pucuk pimpinan tertinggi negara pada hakikatnya telah mengindikasikan adanya perbuatan nyata yang mengarah pada tindakan makar.

"Kalau saya, setuju sih, itu ada makar di dalamnya itu. Kenapa? Karena penyadapannya itu ke presiden. Jadi itu sudah tindakan. Nanti harus dibuktikan arahnya nanti sumber informasi yang disadap itu diberikan ke mana, lalu untuk apa," kata Trisno kepada Suara.com, Rabu (4/11/2026).

Trisno menyampaikan bahwa pengusutan dugaan makar memerlukan pembuktian mendalam mengenai alur distribusi data intelijen serta motif pembocoran rahasia negara tersebut kepada pihak luar.

Dosen FH UMY, Trisno Raharjo. (Istimewa)
Dosen FH UMY, Trisno Raharjo. (Istimewa)

Jika penyidik menggabungkan pembuktian makar yang rumit ke dalam berkas perkara penyadapan, hal itu berisiko memperlambat penuntutan terhadap para tersangka.

"Makar itu kan susah (dibuktikan), kalau tadi penjelasannya harus dicari ini macam-macam, bisa lama waktunya. Displit saja, dipisah yang makar tim sendiri, cari buktinya, yang ini diselesaikan, artinya yang penyadapan itu juga diproses, enggak ada persoalan," tandasnya.

Dalam hukum acara pidana Indonesia, kata Trisno, pemisahan berkas perkara dan pembentukan tim penyidik khusus sangat dimungkinkan sejak awal tingkat penyidikan.

Skema split ini memungkinkan Bareskrim Polri untuk segera melimpahkan perkara penyadapan ilegal ke pengadilan. Sementara itu, tim khusus tetap bekerja mendalami konstruksi dugaan makar.

baca juga

"Jadi kalau dalam hukum itu dimungkinkan pemeriksaan itu dipisah sejak awal dari tingkat penyidikan. Ya karena makar ini bukan pekerjaan yang mudah, maka penyidikannya bukan hal yang mudah, maka dipisah dia dibuatkan tim tersendiri lalu melakukan pemeriksaan," paparnya.

Trisno mengatakan proses persidangan kasus penyadapan ilegal yang berjalan lebih dulu bahkan bisa menjadi pintu masuk untuk memperkuat alat bukti terkait dugaan penggulingan kekuasaan.

Keterangan para saksi dan fakta yang terungkap di muka persidangan kelak dipandang dapat memperjelas siapa pemesan utama di balik perintah peretasan sarana komunikasi Presiden.

"Nah dia (perkara penyadapan) bisa lebih dulu di pengadilan, enggak ada persoalan. Bahkan di pengadilan bisa diperdalam itu yang akhirnya bisa memperkuat hal-hal yang perlu diperdalam di tim yang kaitannya dengan makar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timeline Karier Letjen Ariyo Windutomo Pengganti Listyo Sigit: 1996 Lulus Akmil 2026 Plt KSP

Timeline Karier Letjen Ariyo Windutomo Pengganti Listyo Sigit: 1996 Lulus Akmil 2026 Plt KSP

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:01 WIB

Dikabarkan Masuk Radar Sadap Listyo Sigit, Said Iqbal Santai: Biasa Saja, Risiko Perjuangan Buruh

Dikabarkan Masuk Radar Sadap Listyo Sigit, Said Iqbal Santai: Biasa Saja, Risiko Perjuangan Buruh

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:58 WIB

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:49 WIB

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:48 WIB

Keberadaan Teddy Indra Wijaya Dicari-cari Publik Usai Skandal Penyadapan Prabowo

Keberadaan Teddy Indra Wijaya Dicari-cari Publik Usai Skandal Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:44 WIB

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:17 WIB

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Terkini

Bedak Sachet Marcks vs Viva, Mana yang Lebih Ampuh Tahan Minyak Seharian?

Bedak Sachet Marcks vs Viva, Mana yang Lebih Ampuh Tahan Minyak Seharian?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:07 WIB

Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar

Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:05 WIB

Arti Kedutan Bibir Bawah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Arti Kedutan Bibir Bawah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:05 WIB

Timeline Karier Letjen Ariyo Windutomo Pengganti Listyo Sigit: 1996 Lulus Akmil 2026 Plt KSP

Timeline Karier Letjen Ariyo Windutomo Pengganti Listyo Sigit: 1996 Lulus Akmil 2026 Plt KSP

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:01 WIB

Ramai Tren "Stop the Wedding" di Medsos, Bukti Gen Z Makin Muak dengan Budaya Patriarki?

Ramai Tren "Stop the Wedding" di Medsos, Bukti Gen Z Makin Muak dengan Budaya Patriarki?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:00 WIB

Keberuntungan Sedang Menghampirimu: Ketika Kepedulian Menjadi Jalan Menuju Harapan

Keberuntungan Sedang Menghampirimu: Ketika Kepedulian Menjadi Jalan Menuju Harapan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:00 WIB

Dikabarkan Masuk Radar Sadap Listyo Sigit, Said Iqbal Santai: Biasa Saja, Risiko Perjuangan Buruh

Dikabarkan Masuk Radar Sadap Listyo Sigit, Said Iqbal Santai: Biasa Saja, Risiko Perjuangan Buruh

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:58 WIB

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

BGN Ubah Skema Biaya Operasional Dapur MBG, Kini Maksimal Rp3.000 Per Porsi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:58 WIB

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:57 WIB

Dana IPO Disalahgunakan dan Dicatat Ngasal, Petinggi Saham-saham Ini Diciduk

Dana IPO Disalahgunakan dan Dicatat Ngasal, Petinggi Saham-saham Ini Diciduk

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:55 WIB

×