Berdasarkan analisis teknikal, investor patut waspadai melemahnya harga Bitcoin (BTC) karena terbentuknya dead cross indikator Moving Average (MA).
Pada hari Kamis malam (22/12/2022) pasar saham AS telah membalik pemulihan yang telah dibangun sebelumnya, membawa pasar kripto turut dalam penurunan.
Selain itu, pemulihan indeks dolar AS diperkirakan menekan selera risiko, menjadi dalang di balik aksi jual cepat yang terbentuk di harga BTC.