Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:45 WIB
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) pun mengusulkan agar pembelian setiap rumah tangga dibatasi pada tahun ini. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Tanpa kendali, kuota LPG 3 kg 2026 diprediksi naik jadi 8,7 juta metrik ton.
  • Pertamina usul beli LPG subsidi maksimal 10 tabung/bulan per KK mulai triwulan II.
  • Pembatasan diproyeksi tekan penyaluran gas melon hingga 2,6% pada tahun 2026.

Suara.com - Penyaluran LPG subsidi 3 kg berpotensi meningkat pada 2026, jika pendistribusiannya tidak dikendalikan. PT Pertamina Patra Niaga (PPN) pun mengusulkan agar pembelian setiap rumah tangga dibatasi pada tahun ini.

Berdasarkan prognosa Pertamina Patra Niaga, tanpa pengendalian, penyaluran gas bersubsidi akan menjadi 8,7 juta Metric Ton (MT) pada 2026 meningkat sebesar 3,2 persen dari realisasi 2025 yang tercatat sebesar 8.544.8881 MT.

Namun, menurut Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Achmad Muchtasyar, jika dikendalikan atau pembeliannya dibatasi penyaluran LPG 3 kg diestimasikan menjadi 8.299.506 ton pada 2026 atau turun sebesar 2,6 persen dari realisasi 2025.

Untuk itu, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Achmad meminta agar anggota dewan mendukung adanya pembatasan pembelian LPG 3 kg.

"Kami mengharapkan dukungan dari Bapak dan Ibu yang terhormat Komisi XII bagaimana pemerintah segera dapat mengeluarkan pembatasan-pembatasan aturan-aturan yang membatasi penggunaan LPG subsidi ini," kata Achmad di Komplek Parlemen, Jakarta pada Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan paparan yang ditampilkan saat rapat, Pertamina Patra Niaga mengusulkan agar pengendalian dilaksanakan secara bertahap pada tahun ini. Untuk triwulan I 2026, penyaluran diusulkan berjalan normal terlebih dahulu.

Selanjutnya pada triwulan II-III dilakukan masa transisi dengan menerapkan pembelian rumah tangga maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga.

Lalu pada pada triwulan IV, diterapkan pembatasan per segmen atau desil, dan pembatasan pembelian masih tetap 10 tabung per bulan satu kepala keluarga.

Dengan demikian penyaluran gas bersubsidi tersebut terkendali dan tepat sasaran.

baca juga

"Sehingga pemakaian LPG subsidi ini bisa kita kelola atau bisa kita kontrol lebih baik lagi dan bahkan bisa menurun," kata Achmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam

Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:16 WIB

Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?

Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:48 WIB

Ahok Sebut Tak Ada Temuan BPK dan BPKP Soal Penyewaan Terminal BBM oleh Pertamina

Ahok Sebut Tak Ada Temuan BPK dan BPKP Soal Penyewaan Terminal BBM oleh Pertamina

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Spanduk 10 Meter Belum Merdeka dari Asap Bentang di CFD Jembatan Ampera

Spanduk 10 Meter Belum Merdeka dari Asap Bentang di CFD Jembatan Ampera

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga

Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:50 WIB

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:47 WIB

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:45 WIB

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500

Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu

Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:19 WIB

×