Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:45 WIB
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) pun mengusulkan agar pembelian setiap rumah tangga dibatasi pada tahun ini. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Tanpa kendali, kuota LPG 3 kg 2026 diprediksi naik jadi 8,7 juta metrik ton.
  • Pertamina usul beli LPG subsidi maksimal 10 tabung/bulan per KK mulai triwulan II.
  • Pembatasan diproyeksi tekan penyaluran gas melon hingga 2,6% pada tahun 2026.

Suara.com - Penyaluran LPG subsidi 3 kg berpotensi meningkat pada 2026, jika pendistribusiannya tidak dikendalikan. PT Pertamina Patra Niaga (PPN) pun mengusulkan agar pembelian setiap rumah tangga dibatasi pada tahun ini.

Berdasarkan prognosa Pertamina Patra Niaga, tanpa pengendalian, penyaluran gas bersubsidi akan menjadi 8,7 juta Metric Ton (MT) pada 2026 meningkat sebesar 3,2 persen dari realisasi 2025 yang tercatat sebesar 8.544.8881 MT.

Namun, menurut Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Achmad Muchtasyar, jika dikendalikan atau pembeliannya dibatasi penyaluran LPG 3 kg diestimasikan menjadi 8.299.506 ton pada 2026 atau turun sebesar 2,6 persen dari realisasi 2025.

Untuk itu, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Achmad meminta agar anggota dewan mendukung adanya pembatasan pembelian LPG 3 kg.

"Kami mengharapkan dukungan dari Bapak dan Ibu yang terhormat Komisi XII bagaimana pemerintah segera dapat mengeluarkan pembatasan-pembatasan aturan-aturan yang membatasi penggunaan LPG subsidi ini," kata Achmad di Komplek Parlemen, Jakarta pada Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan paparan yang ditampilkan saat rapat, Pertamina Patra Niaga mengusulkan agar pengendalian dilaksanakan secara bertahap pada tahun ini. Untuk triwulan I 2026, penyaluran diusulkan berjalan normal terlebih dahulu.

Selanjutnya pada triwulan II-III dilakukan masa transisi dengan menerapkan pembelian rumah tangga maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga.

Lalu pada pada triwulan IV, diterapkan pembatasan per segmen atau desil, dan pembatasan pembelian masih tetap 10 tabung per bulan satu kepala keluarga.

Dengan demikian penyaluran gas bersubsidi tersebut terkendali dan tepat sasaran.

baca juga

"Sehingga pemakaian LPG subsidi ini bisa kita kelola atau bisa kita kontrol lebih baik lagi dan bahkan bisa menurun," kata Achmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam

Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:16 WIB

Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?

Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:48 WIB

Ahok Sebut Tak Ada Temuan BPK dan BPKP Soal Penyewaan Terminal BBM oleh Pertamina

Ahok Sebut Tak Ada Temuan BPK dan BPKP Soal Penyewaan Terminal BBM oleh Pertamina

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Tekan Polusi Udara Jabodetabek, Integrasi Transportasi Tak Bisa Berhenti di Batas Daerah

Tekan Polusi Udara Jabodetabek, Integrasi Transportasi Tak Bisa Berhenti di Batas Daerah

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Tangguh di Berbagai Kondisi Jalanan Sumatra, Mitsubishi Destinator Exceed Jamin Performa Mumpuni

Tangguh di Berbagai Kondisi Jalanan Sumatra, Mitsubishi Destinator Exceed Jamin Performa Mumpuni

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat

Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Hadapi Tantangan Global, Dewan Ascope ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional

Hadapi Tantangan Global, Dewan Ascope ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang

Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time

Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League

Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:27 WIB

BRI Luncurkan Qlola Mobile, Permudah Akses Keuangan dan Transaksi Bisnis

BRI Luncurkan Qlola Mobile, Permudah Akses Keuangan dan Transaksi Bisnis

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:26 WIB

×