Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 27 Januari 2026 | 16:31 WIB
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa [Antara/Aditya Pradana Putra]
baca 10 detik
  • RI butuh utang Rp1.650 T pada 2026 demi tutup defisit dan utang jatuh tempo.
  • Jatuh tempo utang memendek ke 7,7 tahun, picu risiko biaya bunga tinggi.
  • Daya serap bank dan BI mulai jenuh, sementara minat ritel ke SBN masih rendah.

Suara.com - Kementerian Keuangan diprediksi bakal mengarungi ombak fiskal yang sangat turbulen pada tahun 2026. Meski dokumen RAPBN mencatat target pembiayaan utang neto sebesar Rp832,21 triliun, angka tersebut hanyalah "puncak gunung es".

Realitas di lapangan menunjukkan kebutuhan penarikan utang bruto yang jauh lebih masif yakni mencapai Rp1.650 triliun.

Lonjakan kebutuhan ini bukan sekadar untuk menambal defisit anggaran, melainkan untuk melunasi pokok utang lama yang jatuh tempo. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pun tengah menghadapi tantangan fiskal yang begitu berat.

Ekonom Bright Institute, Awalil Rizky, memperingatkan bahwa pemerintah kini berada di persimpangan jalan yang berbahaya. "Pemerintah butuh sekitar Rp1.650 triliun dan sedang berisiko tidak memperoleh sebesar itu," tegasnya dalam analisis terbaru.

Persoalan utama bukan sekadar nominal, melainkan menyusutnya napas utang negara. Rata-rata waktu jatuh tempo (Average Time to Maturity/ATM) terus memendek secara konsisten, dari 9,73 tahun pada 2014 menjadi hanya 7,7 tahun pada proyeksi 2026. Kondisi ini memicu refinancing risk risiko kegagalan mencari pinjaman baru untuk membayar utang lama, atau terjebak dalam bunga tinggi saat melakukan pembiayaan kembali.

Di pasar surat utang, angin segar dari investor asing pun tak kunjung datang. Mereka terpantau masih dalam posisi wait and see, skeptis terhadap disiplin fiskal domestik. Sementara itu, "benteng" domestik mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Bank Indonesia dan perbankan nasional sudah memegang porsi Surat Berharga Negara (SBN) yang sangat signifikan, masing-masing mencapai 24,81% dan 20,22%.

Harapan pada investor ritel pun tampak layu. SBN ritel hanya menyumbang 8,09% dari total kepemilikan. Masyarakat kelas menengah ke atas dilaporkan lebih memilih memarkir dananya di aset aman seperti emas dan valuta asing ketimbang surat utang negara.

Dengan skala dampak dan kemungkinan terjadinya risiko yang dipatok pada level 4 (Tinggi/Sangat Mungkin), pemerintah dituntut melakukan manuver luar biasa. Tanpa disiplin fiskal yang ketat dan kemampuan meyakinkan pasar global, target Rp1.650 triliun tersebut bisa menjadi lubang hitam yang mengancam stabilitas ekonomi nasional di tahun 2026.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Mau Tambah Bandwidth Coretax Jelang Deadline SPT Tahunan

Purbaya Mau Tambah Bandwidth Coretax Jelang Deadline SPT Tahunan

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:46 WIB

Harapan Purbaya ke Ponakan Prabowo Setelah Resmi Masuk BI, Bantah Fiskal Kuasai Moneter

Harapan Purbaya ke Ponakan Prabowo Setelah Resmi Masuk BI, Bantah Fiskal Kuasai Moneter

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:29 WIB

Purbaya Cuek soal Peringatan Noel: Gue Enggak Terima Duit, Gaji Gue Gede!

Purbaya Cuek soal Peringatan Noel: Gue Enggak Terima Duit, Gaji Gue Gede!

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap

Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi

Insidious: Out of the Further, Petualangan Baru Melintasi Dua Dimensi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya

Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Sering Makan Enak tapi Jarang Gerak? Anak Muda Juga Perlu Peduli Kolesterol

Sering Makan Enak tapi Jarang Gerak? Anak Muda Juga Perlu Peduli Kolesterol

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Bosan Slasher? Ini 9 Film Folk Horror yang Cocok Ditonton saat Halloween

Bosan Slasher? Ini 9 Film Folk Horror yang Cocok Ditonton saat Halloween

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×