DIALEKSIS.COM | Aceh - Pj Walikota Banda Aceh Bakri Siddiq hampir dipastikan akan gagal menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) Banda Aceh tahun ini, pasalnya hampir 3 bulan menjabat sebagai orang nomor satu di Banda Aceh tidak terlihat langkah-langkah konkret untuk mengoptimalkan PAD, sementara Pj Walikota masih dilalaikan dengan pencitraan dan kegiatan seremonial belaka.
"Pj Walikota Banda Aceh tak perlu cari kambing hitam atau buang badan, tidak perlu lempar bola kesana kemari. Jika memang tak ada solusi untuk meningkatkan PAD, maka dapat dikatakan bahwa program pembangunan Banda Aceh akan stagnan di bawah kepemimpinan Bakri Siddiq. Kita heran sekaliber birokrat senior yang dipercayakan Mendagri justru hanya pandai berupaya rasionalisasi anggaran, selebihnya disibukkan dengan pencitraan lebay yang tak sesuai dengan kebutuhan rakyat kota, sehingga miskin terobosan dan solusi untuk menangani persoalan PAD. Ini ibukota Provinsi Aceh lho, bukan daerah tertinggal, jadi yang memimpin juga harusnya paham hal itu," ungkap Ketua Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA), Muhammad Jasdi, Senin (19/9/2022).
Menurut pria yang akrab disapa Jhon Jasdi itu, jika bicara utang berikutnya hal itu merupakan tanggung jawab Pj Walikota akibat lalai dalam menggenjot PAD, ditambah lagi BPKK justru dibiarkan asal hitung hanya demi menyenangkan DPRK.