Harianjogja.com, SLEMAN– Dwi Aprilianda, 18, seorang mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta meninggal saat mengikuti kegiatan mahasiswa pecinta alam (Mapala). Sebelum hilang hayatnya, dia ingin difoto bersama sang ibu.
Sejumlah warga dan teman-teman Dwi baru saja meninggalkan rumah duka di Jalan Flamboyan, Sambilegi Kidul, Maguwoharjo, Depok pada Kamis (1/2/2018) malam usai mengikuti doa bersama. Ayah Dwi, Sabilan Riyanto, 61, sibuk meyalami para tamu yang hendak pamit. Di sela-sela itu Sabilan menemui wartawan.
Air mukanya nampak lelah, belum ada senyum mengembang darinya. Terlebih saat bercerita tentang putra keduanya yang baru saja dipanggil Sang Halik. Sabilan menanan sedih dan berupaya membendung air matanya agar tak tumpah, kala dia mengingat sesat sebelum anaknya meninggal.