Kegagalan Pengkaderan di Parpol

Melihat menjelang perhelatan pesta demokrasi tahun 2024, dan bercermin di perhelatan demokrasi yang lalu-lalu hampir 80 persen menyisakan persoalan.

kapolid
Kamis, 12 Januari 2023 | 12:13 WIB
Kegagalan Pengkaderan di Parpol
Sumber: kapolid

Oleh Tatang Pahat
Pemerhati dan praktisi seni budaya

Melihat menjelang perhelatan pesta demokrasi tahun 2024, dan bercermin di perhelatan demokrasi yang lalu-lalu hampir 80 persen menyisakan persoalan. Membuktikan bahwa makna demokrasi, ternyata belum begitu mengakar dan atau berdampak pada masyarakat. Terlebih para bakal calon wakil wakil rakyat nyaris yang membunuh makna demokrasi itu sendiri (padahal mereka yang harus menjunjung tinggi nilai demokrasi ini).

Nyata-nyatannya terlihat jelas, misalnya belum lagi ditentukan jadwal kampanye para calon wakil wakil rakyat ini, sudah curi adegan. Dengan dalih santunanlah, jalan santailah, pengajianlah, sumbangan dan masih banyak lagi. Padahal sebelumnnya tidak pernah sama sekali. Yang paling menggelikan lebih menjurus pada kekonyolan kemunculan baligho-baligho di jalan, mereka pikir itu suatu publikasi pencitraan yang efektif. Tidak sama sekali!

Nyatannya baligo dengan slogan yang memukau dan heroik justru seperti melecehkan dirimnya sendiri kenapa demikian? Lebih pantas disebut sebagai pahlawan kesiangan. Keberadaan baligho justru mengganggu keindahan kota (tanpa penataan). Proses publikasi dan pencitraan bukanlah main judi rolet (untung-untungan). Dibutuhkan intensitas dan pengorbanan, sebuah citra dan pencitraan demokrasi di tunjang dengan proses yang kontinyu. Pilkada (pemilihan wakil rakyat) bukan tempat orang untuk bermain judi rolet!

BERITA LAINNYA

TERKINI