Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:00 WIB
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Ilustrasi. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan industri pengolahan susu nasional siap mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Google AI Studio)
baca 10 detik
  • Saat ini mengelola 7.000 ekor sapi perah di Bandung dan Sumatera Utara.
  • Rencana investasi tambahan untuk 4.000 ekor sapi guna meningkatkan pasokan Susu Segar Dalam Negeri (SSDN).
  • Digitalisasi di Tempat Penampungan Susu (TPS) terus digenjot untuk menjaga standar protein dan kesegaran susu dari peternak lokal.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan industri pengolahan susu nasional siap mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kesiapan tersebut ditopang peningkatan kapasitas produksi serta penerapan teknologi industri 4.0 di sektor pengolahan susu.

Penguatan kapasitas produksi salah satunya dilakukan melalui investasi PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk senilai Rp 1,14 triliun. Investasi ini diarahkan untuk memperkuat pasokan susu UHT yang akan digunakan dalam mendukung program MBG.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai industri pengolahan susu memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan program prioritas pemerintah.

“Industri pengolahan susu nasional harus mampu menjawab kebutuhan program MBG, baik dari sisi kapasitas produksi, kualitas produk, maupun keberlanjutan pasokan bahan baku. Pemerintah memacu industri untuk terus berinvestasi dan bermitra dengan peternak dalam negeri,” kata Agus dalam keterangannya, dikutip Rabu (28/1/2026).

Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, Ultrajaya telah mengoperasikan pabrik barunya di Kawasan Industri MM 2100, Cibitung, Kabupaten Bekasi, sejak 8 Desember 2025. Pabrik tersebut memiliki tiga lini produksi susu UHT dengan kemasan 125 mililiter dan 200 mililiter.

Lini produksi itu dirancang untuk mendukung pemenuhan kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis. Penambahan lini produksi baru dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2026.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menyampaikan penerapan teknologi industri 4.0 telah diterapkan di pabrik Ultrajaya.

“Penerapan teknologi industri 4.0 terbukti dapat meningkatkan efisiensi, menghemat energi, meningkatkan produktivitas dan daya saing, serta menjaga kualitas produk,” ujarnya.

Teknologi yang digunakan antara lain Automated Guided Vehicle (AGV), autopilot forklift, Manufacturing Execution System (MES), serta sistem manajemen gudang berbasis Automated Storage and Retrieval System (ASRS).

baca juga

Selain itu, pabrik tersebut dilengkapi fasilitas pengolahan limbah cair melalui Waste Water Treatment Plant (WWTP) dengan sistem ultrafiltration. Fasilitas ini memungkinkan sebagian besar limbah cair didaur ulang dan dimanfaatkan kembali dalam proses produksi.

Dari sisi hulu, Ultrajaya memperkuat pasokan bahan baku susu segar melalui pengelolaan dua peternakan sapi perah di Bandung dan Sumatera Utara dengan total populasi sekitar 7.000 ekor sapi perah. Perusahaan juga menyiapkan rencana investasi tambahan untuk 4.000 ekor sapi perah guna meningkatkan pasokan susu segar dalam negeri.

Ke depan, Kemenperin terus mendorong peningkatan pemanfaatan susu segar domestik guna mendukung target Program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah juga mengajak Ultrajaya mengikuti seleksi National Lighthouse Industry 4.0 sebagai percontohan industri pengolahan susu berbasis teknologi dan otomasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serapan KIPK 2025 Jeblok, Menperin Janji Bereskan Kendala Biar Padat Karya Jalan di 2026

Serapan KIPK 2025 Jeblok, Menperin Janji Bereskan Kendala Biar Padat Karya Jalan di 2026

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:27 WIB

BGN Persilakan Publik Unggah Menu MBG ke Medsos, Kritik Justru Dibutuhkan untuk Pengawasan

BGN Persilakan Publik Unggah Menu MBG ke Medsos, Kritik Justru Dibutuhkan untuk Pengawasan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:10 WIB

KPAI: Narasi Penolakan MBG Keliru, Anak Butuh Pendekatan Psikologis dan Medis

KPAI: Narasi Penolakan MBG Keliru, Anak Butuh Pendekatan Psikologis dan Medis

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:23 WIB

Terkini

RUU Kawasan Industri Segera Disahkan, Menperin Janjikan Aturan Baru yang Pangkas Hambatan Investasi

RUU Kawasan Industri Segera Disahkan, Menperin Janjikan Aturan Baru yang Pangkas Hambatan Investasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:27 WIB

Ada Rival Asnawi! Aston Villa Boyong Pemain Terbaik Saat Kunjungi Indonesia

Ada Rival Asnawi! Aston Villa Boyong Pemain Terbaik Saat Kunjungi Indonesia

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:25 WIB

30 Lebih Kepala KUA di Sumut Dicopot

30 Lebih Kepala KUA di Sumut Dicopot

Sumut | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:25 WIB

Mutasi Besar-besaran Kejagung Ganti 90 Kajari, Ini Daftar Lengkapnya

Mutasi Besar-besaran Kejagung Ganti 90 Kajari, Ini Daftar Lengkapnya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:23 WIB

Kasus TPPO Bergeser ke Dunia Digital, Pencari Kerja Diminta Lebih Waspada

Kasus TPPO Bergeser ke Dunia Digital, Pencari Kerja Diminta Lebih Waspada

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:23 WIB

Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri: Tak Semua Rumah Menjadi Tempat Pulang

Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri: Tak Semua Rumah Menjadi Tempat Pulang

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:20 WIB

Rekam Jejak Mantan Wakapolri Oegroseno, Pernah Dicopot karena Lawan Arus

Rekam Jejak Mantan Wakapolri Oegroseno, Pernah Dicopot karena Lawan Arus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:19 WIB

Persija Babak Belur di Piala Presiden 2026, STY Ucap Begini Saat Disinggung Kans vs Persib

Persija Babak Belur di Piala Presiden 2026, STY Ucap Begini Saat Disinggung Kans vs Persib

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:17 WIB

4 Cleanser Zinc PCA, Bersihkan Kotoran Kulit Berminyak Tanpa Bikin Ketarik

4 Cleanser Zinc PCA, Bersihkan Kotoran Kulit Berminyak Tanpa Bikin Ketarik

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:15 WIB

Relokasi Pabrik Perusahaan Global Lagi Jadi Tren, Indonesia Punya Peluang Tarik Investasi

Relokasi Pabrik Perusahaan Global Lagi Jadi Tren, Indonesia Punya Peluang Tarik Investasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:14 WIB

×