Saat melaksanakan ibadah haji, mungkin kamu akan terkagum-kagum dengan deretan pohon yang berjejer di sekitar padang arafah. Pohon ini tidak hanya menyegarkan udara, tapi juga cukup rimbun untuk melindungi kamu dari sengatan sinar matahari.
Tapi kamu tahu nggak kalau dibalik deretan pohon besar tersebut, tersimpan jasa dari Proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno?
1 Namanya pohon Soekarno. Tanya kenapa namanya pohon Soekarno?
Setelah menjalankan ibadah haji di tahun 60an, Presiden Soekarno kemudian menyampaikan gagasannya yang cukup penting, salah satunya usulan agar pemerintah Arab Saudi melakukan penghijauan di Padang Arafah.
Untuk melancarkan misi ini, Presiden Soekarno menyarankan agar pemerintah Arab Saudi menanam jenis pohon yang dapat beradaptasi dengan cuaca padang pasir yang khas.
2 Langsung disambut baik, dan dipilihlah pohon mindi
Usulan sederhana ini rupanya ditanggapi serius oleh Pemerintah Arab Saudi. Mereka kemudian menyiapkan lahan seluas 1250 hektar untuk ditanami jenis pohon yang dimaksud Presiden Soekarno, yakni pohon mindi.
Demi mendapatkan tanaman yang bagus, pemerintah Arab Saudi bahkan mendatangkan ahli kehutanan, dan tanah khusus langsung dari Indonesia.
3 Dijuluki pohon Soekarno, dan hingga kini masih dirawat dengan sangat baik
Nggak disangka, ternyata pihak Arab Saudi benar-benar serius menjaga ide dari Presiden Soekarno. Mereka bahkan meletakkan satu keran air di setiap pohon agar pohon bisa lebih mudah disiram, sekaligus para jamaah haji pun bisa memanfaatkan keran air itu saat kepanasan.
Untuk mengenang jasa Presiden Soekarno, Pemerintah Arab saudi bahkan menjuluki pohon ini sebagai pohon Soekarno. Keren kan?
4 Merusak pohon Soekarno, hukumannya parah Gaes!
Bukti keseriusan pemerintah Arab Saudi dalam merawat Pohon Soekarno adalah, adanya aturan khusus yang menyebut, siapapun yang merusak pohon Soekarno, dia akan dikenakan denda berupa satu ekor kambing. Nah lho, biaya dendannya gede juga kan?