RIAU ONLINE, PEKANBARU - Setelah dua pekan lebih Kota Pekanbaru tak lagi diselimuti asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Senin pagi hingga siang ini, 7 Oktober 2019, kembali ditutupi asap tipis putih.
Aroma gambut terbakar tercium kuat, terutama di kawasan padat penduduk Panam, Kecamatan Tampan, Tenayan Raya, serta beberapa kecamatan lainnya di Pekanbaru.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, terdeteksi 28 titik panas di Riau. Titik panas mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen itu melalui pencitraan satelit Terra dan Aqua, pukul 06.00 WIB hari ini.