Ketapang (Suara Kalbar) - Rencana pengoperasian eksploitasi tambang bijih bauksit di Washing Plant (WP) 13 dan 14 Site Air Upas hingga saat ini belum terealisasi.
Berulang kali mediasi dilakukan, dari tingkat kecamatan hingga ke kabupaten, namun sekolompok warga masyarakat adat Air Upas, PT. Benua Rimba Sejahtera (BRS) dan pengurus Koperasi Benua Panji Pauh belum dapat melepaskan tanah yang telah mereka serahkan ke PT. Harita kurang lebih tujuh tahun yang lalu untuk ditambang.
Upaya penundaan beroperasinya tambang di site Air Upas oleh sekelompok masyarakat tersebut sebagai mana dijelaskan oleh Ketua Koperasi Benua Panji Pauh (BPP), Agus Purwanto, bahwa telah terjadi proses lelang secara sepihak.
DPRD Ketapang Akan Panggil Pihak Tambang Bauksit Air Upas
Rencana pengoperasian eksploitasi tambang bijih bauksit di Washing Plant (WP) 13 dan 14 Site Air Upas hingga saat ini belum terealisasi.
suarakalbar
Kamis, 19 Desember 2019 | 11:19 WIB
Sumber: suarakalbar
BERITA LAINNYA
Menggangu Fasum di Kota Pontianak, 500 Pohon Pertahun di Tebang
2023-07-09 17:02:08 WIBTERKINI
benarnews | 12:10 WIB
bantennews | 12:09 WIB
bantennews | 12:09 WIB
banjarbaruklik | 12:09 WIB
afederasi | 12:08 WIB
afederasi | 12:08 WIB
acehinfo | 12:07 WIB
1tulah | 12:06 WIB
1tulah | 12:06 WIB
timesindonesia | 12:06 WIB