Melacak Jejak 3 Kiai Blitar di Banda

Di buku karyanya, sejarawan dan dokumentator ulung tersebut menyebut Neira dengan Naira.

timesindonesia
Minggu, 14 Maret 2021 | 12:24 WIB
Melacak Jejak 3 Kiai Blitar di Banda
Sumber: timesindonesia

TIMESINDONESIA – "[D]ua orang anggota Sjarikat Islam lainnya dibuang ke Banda Naira tidak lama setelah pemberontakan yang gagal melawan Belanda pada 1926, tetapi kemudian mereka dibebaskan dan dikembalikan ke Jawa."

Des Alwi, "Sejarah Banda Naira" (hlm.255-256)

***
Di buku karyanya, sejarawan dan dokumentator ulung tersebut menyebut Neira dengan Naira. Apa bedanya? Naira itu semakna dengan nur, cahaya dalam bahasa Arab. Banda yang Bercahaya. Sengaja saya pakai Naira, karena selain doa, juga menjauhkan dari bias kolonialisme yang menyebutnya dengan Neira. Demikian alasan Om Des, saat akademisi kelahiran Banda Neira, Muhammad Farid, bertanya di pengujung tahun 2005, tatkala menjadi editor buku tersebut.

BERITA LAINNYA

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?