Ribuan penduduk meninggalkan kawasan industri di distrik Hlaing Tharyar, ibukota komersial Myanmar pada Selasa, dan ratusan desertir militer juga menyeberang ke India. Dilansir Reuters, para penduduk itu meninggalkan pinggiran kota Yangon karena takut akan tindakan keras militer Myanmar.
Frontier Myanmar melaporkan, banyak penduduk Hlaing Tharyar, pinggiran kota miskin yang menjadi rumah bagi para migran dan pekerja, melarikan diri pada hari Selasa dengan membawa barang-barang mereka dengan sepeda motor dan tuk-tuk setelah tentara mendudukinya beserta lima kota kecil lainnya di Yangon di bawah darurat militer.