TIMESINDONESIA – Pencemaran sampah plastik di lautan merupakan masalah kompleks yang tidak mengenal batas negara atau negara. Isu tidak hanya datang langsung dari laut, tetapi dari atas, bagaimana industri membuat dan mendistribusikan produk plastik, sampai pada titik yang paling penting, bagaimana konsumen atau masyarakat menangani limbah yang mereka hasilkan. Ini adalah rantai panjang dari rantai nilai plastik (siklus hidup).
Yok Yok, ayo daur ulang! (disingkat YYADU!), program promosi dan edukasi tentang daur ulang plastik, terus menunjukkan solusi dan meningkatkan kesadaran akan pengolahan dan perawatan sampah melalui kerjasama Penta Helix yang melibatkan banyak pihak yaitu Pemerintah, Masyarakat dan Komunitas, Akademisi, Industri dan Penerbitan/ Media.
"Yok Yok Ayo Daur Ulang menjadi gerakan untuk penanganan sampah laut untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.