SuaraPekanbaru.id- Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mengalami kenaikan. PT Pertamina secara resmi menaikan harga BBM nonsubsidinya untuk jenis Pertamax dan Pertamax Turbo.
Naiknya harga BBM non subsidi itu mulai berlaku pada tanggal 1 Maret 2023.
Melansir dari laman resmi PT Pertamina (Persero), terkait dengan harga BBM Pertamax, untuk di wilayah Jabodetabek mengalami kenaikan sebesar naik Rp 500, dari semula harganya Rp 12.800/liter menjadi Rp 13.300/liter.
Sementara itu, untuk harga BBM Pertamax Turbo naik kembali seharga Rp 250 dari awalnya Rp 14.850/liter jadi Rp 15.100/liter.
Untuk harga BBM Dexlite, bagi wilayah Jabodetabek malah mengalami penuruan sebesar Rp 1.200/liter dari semula harganya Rp 16.150/liter jadi Rp 14.950/liter.
Penurunan ini diikuti dengan harga BBM Pertamina Dex, yang anjlok Rp 1.200 dari ahrga semula Rp 16.850/liter jadi Rp 15.650/liter
"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum," kata pihak Pertamina dikutip Rabu, (8/3/2023).
Kendati demikian untuk harga BBM subsidi seperti jenis Pertalite dan Bio Solar, masih dalam harganya yang sama dan tidak berubah, Rp 10.000/liter dan Rp 6.800/liter
Berikut beberapa harga BBM terbaru untuk wilayah Riau dan sekitarnya:
Baca Juga: Rekam Jejak Tito Karnavian, Mendagri yang Curhat Jadi Target Utama Teroris 1999
Aceh
Pertamax Rp 13.300
Pertamax Turbo Rp 15.100
Dexlite Rp 14.950
Pertamina Dex Rp 15.850
Sumatera Utara