SuaraPekanbaru.id - Bulan Ramadan 1444 Hijriah tinggal beberapa hari lagi, namun harga bahan pangan di pasaran Kota Pekanbaru cendrung stabil.
Stabilnya harga bahan pangan menjelang Bulan Ramadan ini tentu menyenangkan masyarakat Kota Pekanbaru.
Kepala Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, juga mengatakan, harga bahan pangan masih stabil jelang Bulan Ramadan ini.
Katanya, banyak pasokan bahan pangan datang dari luar Kota Pekanbaru.
Betapa tidak, kata Zulhelmi, Kota Pekanbaru bukan daerah penghasil. Ia mencontohkan kebutuhan cabai merah saja di Pekanbaru mencapai 20 ton per hari.
"Sementara kemampuan kita untuk menyediakan dari dalam sendiri itu tidak cukup," ujarnya dikutip Suara Pekanbaru dari laman resmi Pemko Pekanbaru, Kamis 16 Maret 2023.
Karena itu, Pemko Pekanbaru mendatangkang pasokan dari luar kota seperti Aceh, Sumatera Barat dan Medan.
Zulhelmi mengatakan, pasokan cabai merah yang dihasilkan Pekanbaru hanya bisa memenuhi sepuluh persen kebutuhan cabai merah.
Jika ada kendala seperti gagal panen tentu membuat harga di pasaran jadi melonjak. Pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi sebanyak lima komoditas yang bergejolak jelang Bulan Ramadhan.
Baca Juga: Sudah Jadi Tersangka, Rektor Universitas Udayana Belum Mau Mundur dari Jabatan
Komoditas tersebut yakni cabai, bawang, ayam, telur dan daging sapi. Kelima bahan pangan ini bakal menjadi perhatian Pemko Pekanbaru.
Pada akhir Ramadan nanti bakal naik harga tepung terigu dan mentega. Kenaikan harga bahan pangan ini terjadi karena permintaan masyarakat tinggi ketika hendak membuat kue lebaran.
Pihaknya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pekanbaru akan mengawal ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga.
Karena itu, dua kali dalam sepekan Disperindag Kota Pekanbaru secara rutin mengawasi harga bahan pokok.
Namun, katanya, menjelang Bulan Ramadan ini, ada satu bahan pangan yang mengalami kenaikan harga yakni bawang putih. ***