Menurut UAS, jika suami terus memaksa minta dilayani istri di waktu tersebut, maka akan menjadi dosa besar.
"Tidak ada ketaatan kepada makhluk kalau menyebabkan maksiat kepada Allah," sebut Ustadz Abdul Somad.
Melayani suami dalam berhubungan intim, maka istri justru akan tergelincir pada yang namanya bermaksiat kepada Allah.
Jika sudah bermaksiat pada Allah, kata UAS tentu dosanya akan lebih besar lagi.
UAS mengatakan tegas, jika saat waktu adzan tiba-tiba suami meminta "jatah" pada istri, maka bukan termasuk orang sholeh.
"Kalau laki (suami) kau sholeh, pasti sudah ke masjid duluan (sholat). Sebelum adzan, pasti dia sudah ke masjid, bukan minta dilayani istri," ujarnya.
Jika hal tersebut sering dilakukan sebelum tahu ilmunya, maka baik suami maupun istri bisa segera bertaubat dan mengubah kebiasaan yang dilarang tersebut. (*)