SUARA PEKANBARU- Semua umat muslim pasti sudah mengetahui kalau surga berada di bawah telapak kaki ibu.
Ustadz Abdul Somad pun memastikan kalau para jemaah yang datang ke ceramahnya usdah tahu tentang hal tersebut.
Namun Ustadz Abdul Somad menjawab pertanyaan dari seorang jemaah, tentang masih adakah surga di telapak kaki ibu, meskipun sang ibu telah murtad.
Dalam sebuah kanal YouTube Kajian Taqwa, dilhat Rabu (5/4/2023), Ustadz Abdul Somad sevcara tegas mengatakan, kalau darah dari seorang muslim tak lagi halal, ketika melakukan tiga hal.
Pertama di menjadi seorang pembunuh, kedua dia adalah seorang yang melakukan zina dan ketiga dia adalah seorang yang Murtad.
Ustadz Abdul Somad mengatakan jika seorang muslim yang melakukan pembunuhan, maka darahnya sudah tidak lagi dianggap halal. Maka dia akan dijatuhi hukuman mati.
Termasuk bagi mereka yang selalu melakukan perbuatan zina. Menurutnya, jika orang tersebut pantas untuk dihukum di dalam tanah.
Ustadz Abdul Soamd kemudian mengatakan, bagi seorang muslim yang murtad, maka pantas untuk mendapatkan hukuman mati.
Dalam pengertian di agama Islam, kalau Murtad yakni keluar atau meninggalkan agama Islam, dan berpindah agama lain. Maka hukumnya jadi kafir.
Baca Juga: Apakah Ada Cara untuk Mengembalikan Pahala Puasa yang Hangus? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut
Namun kendati demikian ustad kondang asal Kota Pekanbaru ini mengingatkan, maua seperti apapun dan bagaimanapun juga yang namanya anak tidak boleh durhaka kepada orangtuanya, apalagi kepada sang ibu khususnya.
“Hukum orang yang Murtad dalam Islam, hukuman mati. Apakah boleh anak Durhaka pada orang tua? Tetap tidak,” jelas Ustadz Abdul Somad.
Maka ketika ada seorang anak, dihadapkan dengan orang tua dengan agama yang bukan Islam, lantas dipaksanya untuk ikut pindah ke agama yang baru dari orang tuanya, Ustadz Abdul Somad mengatakan untuk bisa menolaknya.
Namun kendati agama orang tua bukan Islam, maka sebagai seorang anak masih punya kewajiban dalam hal berbakti kepada mereka. Jangan sampai hubungan komunikasi terputus dan tidak terjalin hubungan baik.
Maka dari itu, pria yang akrab disapa UAS ini agar setiap anak tetap berbakti kepada orangtua, kendati sudah murtad. (*)