MIRIS! Nenek di Pekanbaru Dieksekusi di Jalan, Barang Paling Berharga Disikat, Korban Melawan, Kini Urusan Polisi

Suara Pekanbaru

Jum'at, 07 April 2023 | 17:51 WIB
MIRIS! Nenek di Pekanbaru Dieksekusi di Jalan, Barang Paling Berharga Disikat, Korban Melawan, Kini Urusan Polisi
Ilustrasi jambret di Pekanbaru. Tiga jambret emas di Pekanbaru ditangkap polisi setalah adanya pelaporan seorang nenek dijambret di pinggir jalan. (Antara)

SUARA PEKANBARU - MIRIS! Nenek di Pekanbaru dieksekusi di jalan. Barang paling berharga disikat, korban Melawan, kini urusan polisi.

Seorang nenek menjadi korban tindakan biadab para pemuda pengangguran di Jalan Limbung, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, pada Rabu (5/4/2023).

Nenek berusia 52 ini pun dibuat tak berdaya saat kalung dan gelang emasnya disikat para komplotan jambret.

Merasa sudah tak berdaya, korban yang bernama Lisdawati langsung melakukan perlawanan dengan cara melakukan pelaporan pada polisi.

Dan setelah polisi menerima aduhan korban, langsung bergerak cepat dengan memburu para pelaku.

Tak butuh lama bagi polisi untuk meringkus komplotan jambret emas di jalan yang menimpa Lisdawati.

Dikutip pekabaru.suara.com dari Antara, tiga pelaku komplotan jambret diringkus Satreskrim Polresta Pekanbaru.

Kepala SatuanReskrim, Kompol Andrie Setiawan kepada awak media, mengatakan jika ketiga pelaku sudah disikat.

Masing-masing adalah berinisial JP (21) berperan sebagai pengendara sepeda motor. Kemudian inisial A (24) sebagai eksekutor, dan MAM (29) sebagai penjual emas hasil curian.

baca juga

"Kami sudah amankan dua pelaku spesialis jambret kalung emas dan satu emas sebagai penjual barang curian," terangnya.

Dijelaskan Andrie, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/3) sekitar pukul 07.30 WIB saat korban Lisdawati (52) berangkat kerja.

Saat berada di jalan, korban didekati oleh orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor dan langsung merampas gelang emas korban.

"Kerugian korban mencapai Rp9,6 juta. Kemudian korban membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. Berdasarkan laporan, dilakukanlah penyelidikan," ungkapnya.

Setelah serangkaian penyelidikan, Tim Resmob Jatanras menerima informasi bahwa pelaku jambret berada di Kecamatan Tenayan Raya.

Tanpa mengulur waktu, petugas berhasil mengamankan HP dan MAM.

"Hasil curian itu dijual MAM kepada M yang telah ditetapkan sebagai buronan. Saat ini kasusnya masih penyidikan dan pengembangan," pungkas Andrie. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadwal Sholat, Imsak dan Buka Puasa Ramadhan, Kota Pekanbaru, Sabtu 8 April 2023

Jadwal Sholat, Imsak dan Buka Puasa Ramadhan, Kota Pekanbaru, Sabtu 8 April 2023

Pekanbaru | Jum'at, 07 April 2023 | 16:16 WIB

Awas, Pejabat Dilarang Menerima Parcel atau Bingkisan Lebaran, Ini Surat Edaran Pemko Pekanbaru

Awas, Pejabat Dilarang Menerima Parcel atau Bingkisan Lebaran, Ini Surat Edaran Pemko Pekanbaru

Pekanbaru | Jum'at, 07 April 2023 | 15:15 WIB

Pekan Lalu Ada Kendala, Usai Pengecatan 220 Pedagang Segera Menempati TPS Pasar Cik Puan Kota Pekanbaru

Pekan Lalu Ada Kendala, Usai Pengecatan 220 Pedagang Segera Menempati TPS Pasar Cik Puan Kota Pekanbaru

Pekanbaru | Jum'at, 07 April 2023 | 14:14 WIB

Pesan Ustadz Abdul Somad Jangan Mudah Tersinggung Nanti Pahala Puasa Habis, Begini Caranya Biar Emosi Tak Meletup

Pesan Ustadz Abdul Somad Jangan Mudah Tersinggung Nanti Pahala Puasa Habis, Begini Caranya Biar Emosi Tak Meletup

Pekanbaru | Kamis, 06 April 2023 | 18:24 WIB

Terkini

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:58 WIB

×