SUARA PEKANBARU- Umat muslim harus tahu dan bisa membedakan sebuah bisikan yang datang dari hati, malaikat, dan juga dari setan.
Dalam sebuah ceramah Sutadz Abdul Somad, memberitahu bagaimana cara membedakan antara bisikan setan dan malaikat termasuk bisikan dari hati.
Jangan sampai umat muslim salah mendengarkan dan melakukan bisikan yang datang dari setan.
Setan kata Ustadz Abdul Somad akan melakukan berbagai cara, untuk menggoda manusia dan merayu disetiap waktu hingga meninggal dunia.
Agar tak terjebak dalam bisikan yang sesat dan salah, Ustadz Abdul Somad memberikan penjelasan dalam ceramahnya di kanal Youttube SM Channel Ustad Abdul Somad menjawab.
Peria yang akrab disapa UAS dari Kota Pekanbaru ini mengambil sebuah petikan ayat dari Surat Annas ayat empat, lima dan enam. Yang memiliki arti 'Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,' (QS. Annas: 4)
'Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia' (QS. Annas: 5). 'Dari (golongan) jin dan manusia'(QS. Annas: 6)
Menurut Ustadz Adbul Somad kalau bisikan setan itu disebut waswasah.
“Bisikan itu ada tiga. Pertama bisikan setan disebut waswasah. Kedua bisikan malaikat namanya ilham. Ketiga bisikan hati, namanya khatara atau khawatib, artinya lintasan dalam hati,” jelas Ustadz Abdul Somad
UAS melanjutkan, supaya bisa mudah dan mengenali perbedaannya antara bisikan hati, setan, dan malaikat, maka Ustad Abdul Somad memberikan perumpamaan, untuk membedakan dari ketiga bisikan tersebut, dengan contoh Jerami atau ilalang kering.
UAS mengatakan cara membedakan kerja setan dengan ada ilalang kering. Menurutnya kalau setan tidak akan bisa memunculkan api pada jerami.
”Setan tidak bisa membuat api dalam jerami tersebut,” begitu kaya Ustadz Abdu Somad.
Tapi kata dia, begitu adanya sebuah api yang kecil di dalam ilalang atau jerami, maka kerja setan dimulai. Dia memberikan angin dan mengkipas - kipas supaya api bisa jadi lebih besar.
UAS mengatakan kalau api kecil tersebut khawatib atau khatara, hanya hanya terlintas dalam hati. Api tersebut bisa besar dengan waswasah atau bisikan yang datang dari setan.
"Jadi lintasan hati kecil itu adalah bisikan hati. Jika dibiarkan jadi besar itu kerjanya setan. Apabila mampu mengendalikan dengan kalimat-kalimah Allah, itu bisikan malaikat,” terang Ustadz Adbul Somad. (*)