SUARA PEKANBARU - Diungkap Utsadz Adi Hidayat, ini alasan bulan Ramadan dan Lailatul Qadar sangat dahsyat dan istimewa.
Malam Lailatul Qadar diturunkanlah di bulan Ramadan pada satu malam. Turun di situ, dan saking berkahnya semua amalan yang bertepatan dengan malam itu akan dilipatgandakan pahalanya lebih dari 1000 Bulan.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan Allah menurunkan Alquran di bulan Ramadan, dengan bahasa yang sangat detail
"Kalau bukan firman Allah enggak bisa begini," kata Adi Hidayat seperti dikutip pada Rabu (12/4/2023) dari kanal Youtube Audio Dakwah berjudul Jangan sampai lewat! Inilah 2 bukti kedahsyatan malam Lailatul qadar.
Dalam hal ini dikatakan, bukan turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad langsung, tapi turunnya Alquran dalam tahap yang pertama dari Lauh Mahfudz ke Baitul Izzah.
Pengertian Alquran turun sekaligus jadi ada dua periode. Pertama turunnya Alquran Laul Mahfudz yang paling tinggi ke Baitul Izzah langit dunia.
Kemudian yang kedua dari situ baru turun secara bertahap kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.
Kata UAH, Allah ingin katakan ada peristiwa besar terjadi di bulan Ramadan, tapi tidak disebutkan tanggalnya.
"Kalau yang turun pada Nabi Muhammad ketahuan tanggalnya 17 Ramadan hari Jumat, selesai," kata UAH.
"Sudah semua orang sepakat, diturunkan bertahap kepada nabi di Gua Hira. Sedangkan peristiwa lain yang tak kalah luar biasa saat Allah menurunkan 30 juz ke Baitul Azza langit dunia untuk disampaikan pada nabi secara berharap.
"Karena Quran ini mukjizat yang paling agung. Saking agungnya melewati setiap masa. Nah maka itulah ketika Quran diturunkan semuanya berkah," katanya.
Saat Quran turun ke Baitul Izzah terjadi kedahsyat, dan Allah memposisikan waktu turunnya Alquran di satu bulan yang disebut Bulan Ramadhan.
Maka Ramadan jadi mulia, salah satunya karena mendapatkan berkah Alquran di antara kemuliaan Ramadan itu tepat waktu turunnya Alquran ke Baitul Izzah ini 30 juz ini diperkenalkan oleh Allah sebagai mukjizat terakhir bagi Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam rasul yang paling terakhir.
"Maka diturunkanlah di bulan Ramadan pada satu malam. Hanya malamnya tanggal berapa, enggak diberitakan kapan waktunya," sebut UAH.
Cuma disebutkan Ramadan saja. Maka saat turun itulah malamnya berubah jadi malam dengan penuh keberkahan. Saking berkahnya semua amalan yang bertepatan dengan malam itu akan dilipatgandakan pahalanya lebih daripada 1000 bulan. (*)