SUARA PEKANBARU - Pada momen Lebaran, sampah menjadi persoalan tersendiri di berbagai wilayah di Indonesia.
Bahkan, dari Lebaran ke Lebaran, persoalan sampah selalu aktual sebagai kasus krusial di Tanah Air ini.
Padahal, tidak sepantasnya orang beriman menghasilkan banyak sampah pada suasana Lebaran. Pasalnya, "kebersihan sebagian dari iman".
Sejatinya, masalah sampah adalah masalah perilaku umat manusia.
Nah, agar dapat mengurangi sampah selama momen Lebaran, berikut ini tips dari Pendiri Warga Peduli Lingkungan, Soenardhie Yogantara yang dirangkum Suara Pekanbaru:
1. Kurangi penggunaan kemasan dan bungkusan.
Sebisa mungkin hindari penggunaan kemasan dan bungkusan yang berlebihan seperti kantong plastik, bungkus kado, dan kotak makanan sekali pakai.
Alih-alih itu, gunakan wadah atau kantong yang dapat digunakan kembali.
2. Kurangi penggunaan kantong plastik dan wadah sekali pakai.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Jakarta, Rabu 12 April 2023
Alih-alih menggunakan kantong plastik dan wadah sekali pakai, gunakan kantong belanja kain atau wadah makanan yang dapat digunakan kembali.
3. Kurangi penggunaan bahan dekorasi sekali pakai.
Hindari penggunaan bahan dekorasi sekali pakai seperti kertas hias, balon, dan lampion.
Gunakan dekorasi yang dapat digunakan kembali seperti lampu lampion yang dapat diisi ulang atau dekorasi kain yang dapat digunakan kembali.
4. Buatlah pengolahan sampah yang benar.
Pastikan sampah yang dihasilkan selama hari raya dipisahkan dan diolah dengan benar. Pisahkan sampah organik dan non-organik, serta sampah yang dapat didaur ulang.