SUARA PEKANBARU - Selama 20 tahun mabuk tak pernah dilarang, sekalinya taubat membaca Yasin, malah dikatai bid'ah, Ustazd Abdul Somad sampai emosi.
Ustadz Abdul Somad dalam kajian ilmu menjelaskan tentang bid'ah yang selama ini, dinilai sering menjadi perdebatan.
Pada halaman 37, ada orang mengatakan Maulid Nabi Bid'ah. Kemudian Isra Mikraj juga bidah.
"Nuzulul Quran bid'ah. Lalu halal bihalal disebut bid'ah, lalu membaca barzanji juga dikatai bid'ah. Tahlil juga bid'ah, wirid Yasin juga bid'ah," kata UAS dikutip pekanbaru.suara.com dari Youtube Ustadz Abdul Somad berjudul SEMUA BELUM TENTU BID'AH pada Rabu (12/4/2023).
"Ustadz Abdul Somad bid'ah. Maka jawabannya ada di halaman 37. Apa kata Imam Syafi'i. Perbuatan yang tak pernah dibuat di zaman Nabi, dibuat orang zaman sekarang itu terbagi dua," katanya lagi.
Pertama, kalau perbuatan yang dibuat-buat itu bertentangan dengan Quran, bertentangan dengan sunnah, bertentangan dengan perbuatan sahabat dan tabiin, bertentangan dengan ijma, maka perbuatan itu adalah bidah dolalah.
Kedua, kalau perbuatan itu dibuat-buat, tapi dia baik. Tak bertentangan dengan Quran tak, bertentangan dengan Sunnah, tak bertentangan dengan Ashar, tak bertentangan dengan ijma maka dia adalah Bid'ah Hasanah.
"Itu yang bercakap bukan Abdul Somad itu yang ngomong adalah Imam Syafi'i," kata UAS.
Imam Syafi'i itu kata UAS, hafal Quran hafal hadis. Kitab waktu Imam Malik itu di kepala dia semua. Imam Nawawi juga begitu, mengatakan bidah hasanah.
Baca Juga: 6 Tips Kurangi Sampah pada Momen Lebaran, Kata Warga Peduli Lingkungan
Kemudian Imam Ibnu Hajar Al Asqalani hafalan hadisnya 300.000 hadis, juga mengakui bidah Hasanah
Ada ulama, namanya Imam Ibnu Hajar al-asqalani hafalannya 300.000 hadis, mengakui bidah hasanah.
"Kemudian sekarang ada ustaz hafalannya cuman tiga hadis kalau Laptopnya hidup," kata UA.
"Kalau laptopnya mati, hilang semuanya. Sekarang aku tanya orang Binjai. Kalian mau ikut ulama yang hafal 300.000 hadis atau ustaz tiga hadis yang laptop hidup tadi," kata UAS bertaya pada jamaah.
UAS kemudian bercerita tentang pemuda yang selama 20 tahun berperilaku aroga, dan suka berbuat dosa, lalu taubat.
Di saat taubat itum sang preman baru pertama kalinya ada yang menegur dan menyebutnya bid'ah..