SUARA PEKANBARU - Gambaran orang yang sia-siakan Bulan Ramadhan, Zaidul Akbar: Nauzubillah.
Pendakwah yang juga dokter, Zaidul Akbar memberikan gambaran bagaimana seseorang yang tidak mendapat apa-apa saat diberi kesempatan bertemu Bulan Ramadan.
Zaidul Akbar jelas mengatakan bagaimana puasa Ramadan sebulan penuh akan sangat penting bagi ekosistem tubuh kita.
Di sana Allah memberikan kasih sayangnya, tentang bagaimana tubuh ini secara alami mengeluarkan racun selama menjalankan puasa.
Tapi ada juga di mana orang, sama sekali tidak menyadari akan luar biasanya puasa Ramadan.
Mereka begitu tanpa beban melalui Ramadan dengan perbuatan sia-sia. Berikut penjelasnnya dikutip pekanbaru.suara.com dari kanal Youtube dr. Zaidul Akbar Official berjudul Inilah Penyakit Paling Berbahaya pada Rabu (12/4/2023).
Alhamdulillah kita tentunya bersyukur pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Di hari-hari yang Allah siapkan kepada kita untuk penghapusan dosa-dosa kita, raga kita yang penuh dengan hal-hal yang tidak baik yang kita masukkan dari makanan.
Ruh kita, jiwa kita yang selama ini mungkin teracuni dengan berbagai macam racun-racun dunia atau mungkin racun pikiran kita sendiri atau racun hati kita sendiri, Allah siapkan di bulan ini menjadi bulan untuk membersihkannya.
Bulan di mana Allah menyiapkan segala fasilitas yang diperlukan untuk membersihkan dua komponen, tadi yaitu jasad kita dan ruh kita atau jiwa atau hati kita.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Amerika 2023: Marc Marquez dan Enea Bastianini Dipastikan Absen
Maka begitu besar Rahmat Allah subhanahu wa ta'ala yang diberikannya dalam bulan Ramadan ini.
Ini menjadi catatan penting tentunya untuk kita semua agar jangan sampai bulan ini menjadi bulan yang kita, nauzubillah, tidak mendapatkan bekas apapun dalam diri kita.
Kenapa saya harus katakan ini, karena Nabi Shallallahu alaihi wasallam dan kita mungkin sudah sering mendengar hadits ini, bahwa ketika Rasul naik suatu mimbar, Rasulullah mengucapkan aamiin tiga kali saat mendengar doa dari Jibril.
Dan satu di antara aamiin adalah saat itu Jibril Alaihissalam menyampaikan pada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam atau memberikan kalimat bahwa celakalah orang yang Ramadan berlalu, tapi dia tidak diampuni dosanya. (*)