SUARA PEKANBARU- Begitu banyak manfaat dari beristigfar kata Ustadz Abdul Somad.
Dalam sebuah ceramhanya, Ustadz Abdul Somad menyampaikan kalau Rasulullah SAW berjanji dengan memperbanyak istighfar maka segala kesempitan hidupnya, akan diberikan kelapangan.
Termasuk dengan segala kesusahannya, akan diberikan kebahagiaan dan diberikan rizki dari jalan yang tidak pernah disangka-sangka.
Ustadz Abdul Somad mengatakan yang tidak berdosa hanyalah tiga hal, yakni orang tidur, anak bayi dan orang gila, diangkat pena catatan amalnya mulai berjalan, kecuali dengan tiga orang tersebut.
Menurut Ustadz Abdul Somad, disebutkan kalau Nabi Muhammad SAW melakukan istigfar dalam satu hari sebanyak 100 kali.
Dijelaskan pria yang akrab disapa UAS ini, Istighfar artinya memohon ampunan dosa. Kata dia ada tiga syarat agar dosa bisa diampuni, yakni menyesal dalam hati, kemudian diucapkan dengan lisan, dan tidak lagi untuk kembali melakukan dosa yang serupa atau yang lainnya.
"Bagi siapa yang tidak mau bertaubat dalam satu hari, malaikat maut menatap kita itu sebanyak 70 kali mulai dari kita Bangun tidur, setiap kita berbuat baik dia mohonkan ampunan, apabila kita berbuat buruk, dia ingin cabut karena Allah berkata jangan karena belum saatnya,” jelas pria asal Kota Pekanbaru ini dilansir dari Youtubenya.
Dengan memperbanyak istigfar, aka nada kemuliaan dari Allah SWT.
"Allah menguji kita dengan banyak ujian, menguji kita dengan penyakit, boleh jadi Allah menguji kita dengan miskin, tapi kadang kala Allah menguji kita dengan kawan,” beber Ustadz Abdul Somad.
Baca Juga: Buya Yahya BIlang Musafir Bisa Tak Puasa saat Tempuh Perjalanan Mudik Sejauh 80 KM, Kalau Kurang?
“Sahabat menguji kesabaran kita apakah kita siap meminta maaf kepada dia atau tidak. Jika kita sudah minta maaf dan dia tidak memberi maaf, maka tanamkan dalam hati dialah orang yang dikirim Allah untuk menguji kesabaran iman saya," lanjutnya.
DIjelsakan Ustadz Abdul Somad jika seorang hamba ketika ditimpa oleh sebuah malapetaka, musibah, bencana dan hal lainnya, hanya ada satu cara yang bisa diucapakan yakni beristigfar.
"Maka minta ampunlah kepada Allah karena Nabi saja tidak ada khilaf, salah dan dosa, (istigfar) 100 kali maka kita lebih banyak dari pada 100 kali,” kata dia. (*)