SUARA PEKANBARU - Pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia percaya diri untuk bangkit di balapan MotoGP Amerika Serikat 2023 akhir pekan ini.
Pecco Bagnaia berkaca dari torehan di Cirkuit of The Americas pada tahun lalu. Ia pun percaya diri untuk meraih hasil positif di balapan MotoGP Amerika Serikat 2023.
Sebab, selama balapan di Austin hanya ada tiga pebalap yang mampu meraih kemenangan, yakni Marc Marquez, Alex Rins, dan Enea Bastianini.
Sang juara MotoGP 2022 itu mempunyai kenangan manis lainnya dalam balapan di Austin. Tahun 2021 lalu, ia sukses merebut posisi ketiga, dan menjadi yang terbaik di Moto2 2018 di sana.
Maka, Francesco Bagnaia optimistis untuk bisa meraih hasil maksimal di MotoGP Amerika Serikat 2023, terlebih dua di antara tiga pemenang di Austin bakal absen.
Selain itu, Bagnaia juga harus memperbaiki penampilannya akibat hasil minor di GP Argentina dua pekan lalu akibat kecelakaan.
"Saya suka berada di sini, di Austin. Saya suka negara ini, dan suasana Amerika. Semuanya lebih santai, saya juga menyempatkan diri untuk makan burger," kata Bagnaia, dikutip dari Speedweek, Jumat (14/4/2023).
"Treknya pasti salah satu yang paling menantang. Tapi, saya pikir kami bisa lebih siap untuk itu tahun ini," tambahnya.
Optimisme Bagnaia muncul, karena ia sudah memahami kekurangannya sejak tahun lalu.
Baca Juga: Shandy Aulia Gugat Cerai Suami, Netizen Spontan Ungkit Harta
Menurutnya, kemampuan kuda besi tunggangannya sekarang ini lebih lincah, dia meras lebih mampu kompetitif, terutama saat menikung.
"Tahun lalu saya mengalami sedikit kesulitan mengikuti pebalap lain dalam balapan, karena saya kehilangan waktu untuk mengerem. Saya harus meningkatkan itu," katanya.
"Motor baru akan membantu kita di sini , karena handlingnya lebih lincah. Jadi, itu harus sangat kompetitif di dua sektor pertama," tambah rider berusia 26 tahun itu. (*)