Terkait Surat Terbuka Denny Indrayana Minta Presiden Jokowi Dilengserkan, PKN: Hanya Plintat-plintut untuk Bikin Keruh

Suara Pekanbaru Suara.Com
Kamis, 08 Juni 2023 | 14:42 WIB
Terkait Surat Terbuka Denny Indrayana Minta Presiden Jokowi Dilengserkan, PKN: Hanya Plintat-plintut untuk Bikin Keruh
Denny Indrayana sempat mengirimkan surat terbuka untuk pimpinan DPR RI agar memakzulkan Jokowi dari jabatannya sebagai Presiden RI. (ANTARA/Fathur Rochman)

SUARA PEKANBARU - Sekretaris Jenderal Pimpinan Nasional, Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Sri Mulyono menilai permintaan Denny Indrayana agar Presiden Joko Widodo dimakzulkan tidak mendasar.

Mulyono bahkan menyebut, permintaan eks Wakil Menteri Hukum dan HAM itu hanya didasari oleh analisis yang dipaksakan.

"Denny seperti pendekar mabuk yang nabrak sana, nabrak sini, dan tanpa panduan disiplin bernegara dan berkonstitusi," kata Mulyono, Kamis (8/6/2023).

Ia juga menilai, Denny seharusnya mengirim surat ke Partai Demokrat, yang disebut pernah mengusungnya di Pilkada Kalimantan, dan punya hubungan khusus dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Yakinkan saja Partai Demokrat soal pemakzulan ini, dan biarkan Partai Demokrat yang menyatakan sikap di DPR," kata Mulyono.

Terkait surat terbuka yang disampaikan Denny Indrayana terhadap Pimpinan DPR yang meminta agar Presiden Jokowi dilengserkan, Mulyono menganggap itu hanya bikin keruh.

"Berpolitiklah dengan sikap yang terbuka dan ksatria. Jangan hanya plintat-plintut untuk bikin keruh, dan testing the water saja," katanya.

Lebih lanjut, Mulyono pun meminta para pimpinan partai politik lain untuk tidak terbawa pada pertarungan kepentingan politik yang dinilai sangat egoistik.

Bahkan dia menyebut, manuver politik yang disampaikan Denny Indrayana sebagai cara partai politik tertentu untuk membuat keruh, dan gaduh politik demi mengambil keuntungan-keuntungan sesaat.

Baca Juga: 3 Zodiak yang Pendiam Namun Sebenarnya Pintar, Ada Zodiakmu?

"Di lain pihak juga hanya menghasilkan permusuhan-permusuhan politik tak berkesudahan, yang merugikan demokratisasi, dan persatuan nasional kita," kata Mulyono.

Memang Denny Indrayana mengirimkan surat untuk DPR agar menggunakan hak angketnya memeriksa Jokowi, dan memakzulkannya sebagai Presiden.

Untuk alasan yang Denny sampaikan atas permintaannya itu ialah adanya indikasi penjegalan terhadap Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Kemudian, ia juga menyoroti sikap Jokowi, yang seakan diam saja ketika KSP Moeldoko mencoba mendongkel Partai Demokrat.

Terakhir, Denny pun menilai Jokowi telah memanfaatkan kekuasaannya, dan sistem hukum untuk menekan pimpinan parpol dalam menentukan arah koalisi di Pemilu 2024. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI