SUARA PEKANBARU - Suami Citra Kirana, yakni Rezky Aditya bersikeras tidak mengakui status anak Wenny Ariani padahal sudah ada putusan Mahkamah Agung.
Sekarang ini, pihak Rezky Aditya malah mendesak untuk segera dilakukan tes DNA antara dirinya dengan anak Wenny Ariani tersebut.
"Secepatnya. Kami koordinasi dulu dengan pihak penggugat," kata kuasa hukum Rezky Aditya, Ana Sofa Yuking.
![Potret Rezky Aditya yang kini ngotot untuk minta tes DNA dengan anak Wenny Ariani meski sudah ada putusan MA sebagai ayah biologis. [(instagram @thereal_rezkyadhitya)]](https://media.suara.com/suara-partners/pekanbaru/thumbs/1200x675/2023/05/20/1-kuasa-hukum-rezky-aditya-akui-bahwa-orang-yang-ada-didalam-video-tersebut-adalah-dirinya.jpg)
Menanggapi hal tersebut, Wenny Ariani mengaku sudah malas membahas masalah tes DNA.
"Saya sudah malas ngomongin tes DNA," kata Wenny Ariani dikutip dari kanal YouTube Cumi Cumi.
Wenny Ariani juga berpandangan bahwa Rezky Aditya sudah tak perlu melakukan tes DNA lagi terhadap anaknya, karena sudah ada putusan Mahkamah Agung.
"Sebetulnya sudah tidak perlu lagi tes DNA kalau sudah ada putusan ini," katanya.
Menurutnya terlambat bila Rezky Aditya baru menyatakan kesediaan untuk menjalani tes DNA sekarang ini.
Pasalnya, ia sudah meminta sang pesinetron melakukan hal tersebut sejak dua tahun lalu.
Baca Juga: Senin Jelang Siang, Gempa M 4.0 Guncang Kabupaten Bandung
"Dari awal saya muncul juga sudah minta tes DNA. Dua tahun loh. Begitu sudah keluar putusan Mahkamah Agung, mereka baru sibuk minta tes DNA," katanya.
"Kemarin-kemarin ke mana saja?," kata Wenny Ariani.
Di samping itu, Wenny Ariani meminta Rezky Aditya bertemu langsung dengannya untuk membahas tanggung jawab sebagai ayah putrinya.
"Saya dan kuasa hukum saya menantang Rezky Aditya beserta istri, dan kuasa hukumnya, ayo berdialog langsung. Nggak usah pakai tes DNA," kata Wenny Ariani.
Namun, bila Rezky Aditya masih bersikeras harus tes DNA terlebih dahulu, kata Wenny Ariani, dengan senang hati meladeni permintaannya.
"Saya sih dengan senang hati ya," kata Wenny. (*)