SUARA PEKANBARU - Michelle Ashley putri penyanyi Pinkan Mambo baru-baru ini menceritakan kisah pilu yang pernah dialaminya.
Michelle Ashley mengakui sempat dilecehkan oleh suami Pinkan Mambo, Steve Wantania.
"Sebenarnya aku nggak mau cerita, karena menurut aku agak too much informasinya. Intinya, ada kejadian di dalam keluarga aku. Di mana aku jadi korban suami kedua mami aku," kata Ashley, di Podcast Nadia Alaydrus.
Pelecehan yang dialami Michelle Ashley terjadi sejak 2018 lalu, dan berlangsung hingga 2021, atau saat usianya masih 12 tahun.
![Pinkan Mambo ditemui di Cikajang, Jakarta Selatan pada Kamis (1/12/2022) [Suara.com/Rena Pangesti] [Suara.com/Rena Pangesti]](https://media.suara.com/suara-partners/pekanbaru/thumbs/1200x675/2023/07/26/1-pinkan-mambo-ditemui-di-cikajang-jakarta-selatan-pada-kamis-1122022-suaracomrena-pangesti.jpg)
Dengan suara berat, Michelle Ashley mengatakan, awal mula pelecehan terjadi setelah mandi, dan tak sengaja bertemu ayah tirinya di kamar.
"Aku lagi mandi kan, keluar pakai handuk. Terus karena waktu itu lemari aku ada di kamar mami kan, jadi aku habis mandi ke kamar mami. Di situ aku tahunya, aku cuma berdua sama kakak, dan adik-adik aku," kata Michelle.
Saat itu, Michelle tak mengetahui, jika ayah tirinya sedang berada di kasur di balik lemari yang ia tuju. Di situ lah kejadian pelecehan terjadi.
"Ternyata ada suaminya mami aku, dan di situ lah kejadian. Pas kejadian pertama kali aku benar-benar syok," kata Michelle.
Hanya saja, alih-alih diselamatkan oleh sang ibu, Michelle justru disalahkan oleh Pinkan Mambo.
Baca Juga: Asila Maisa Tampil Memukau di Acara Fashin Show: Lebih Cocok Jadi Model Ketimbang Penyanyi
Pinkan Mambo juga tak berniat untuk membongkar masalah ini ke publik, dan tetap menyalahkan sang anak selama bertahun-tahun.
"Aku nggak berani untuk speak up, karena dari mami aku juga belum mau diomongin ke media. Tapi, buat aku karena ini sudah keterlaluan, dan selama bertahun-tahun aku tutupin," katanya.
"Dan ada kejadian juga, di mana mami aku kasih aku too much pressure (terlalu banyak tekanan), di mana dia salahin aku atas kejadiannya. (Akhirnya) aku buat keputusan untuk speak up soal ini," sambungnya. (*)