SUARA PEKANBARU - Seorang siswi SMA di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengalami pingsan di kantor polisi saat hendak melaporkan bahwa ia telah diperkosa berulang kali oleh ayah kandungnya.
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bachtiar, menjelaskan bahwa korban datang ke Polres Gowa bersama seorang teman pada pukul 15.00 Wita kemarin untuk melaporkan ayahnya yang telah melakukan tindakan pemerkosaan tersebut.
"Iya tadi, saat dia datang melapor tiba-tiba pingsan di ruang penyidik. Kuat dugaan dia menderita trauma berat karena itu," kata Bachtiar pada Kamis (10/8/2023).
Namun, ketika korban berada di ruang penyidik, dia pingsan dan tidak sadarkan diri, kemungkinan karena menderita trauma berat akibat peristiwa tersebut. Pihak kepolisian langsung membawa korban ke RS Bhayangkara Makassar dan melakukan divisum.
Korban adalah seorang gadis berusia 17 tahun yang mengaku telah diperkosa berulang kali oleh ayahnya, yang berusia 55 tahun dan berinisial SY.
"Awalnya datang melapor dia (korban pemerkosaan) mengaku trauma karena telah diperkosa oleh ayahnya."
"Tapi saat sementara di ruang penyidik dia langsung pingsan. Akhirnya kami putuskan langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit Bhayangkara sekaligus dilakukan divisum," jelasnya.
Korban mengalami pemerkosaan tersebut sejak dia masih duduk di kelas 2 SMA, yang dilakukan oleh ayah kandungnya di rumah mereka. Tidak hanya itu, korban juga mengatakan bahwa ia telah mendapatkan ancaman pembunuhan dari ayahnya jika ia melaporkan pemerkosaan tersebut kepada ibunya.
Kepolisian telah memproses laporan korban dan berhasil menangkap pelaku, SY, di Kecamatan Bontomarannu, Gowa. Kasus ini sedang ditangani oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
"Informasi yang baru kita terima seperti itu, korban sudah berulang kali dicabuli dan diancam dibunuh oleh bapak kandungnya itu," ungkap Bachtiar.
"Laporan korban telah kami terima dan sedang ditangani unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) dan pelaku juga sudah diamankan," tandasnya.
Data Fakta Pemerkosaan Siswi SMA di Gowa Pingsan di Kantor Polisi
1. Identitas Korban dan Kasusnya:
- Seorang siswi SMA berinisial NH di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
- Korban mengalami pemerkosaan oleh ayah kandungnya berinsial SY (55) berulang kali.