SUARA PEKANBARU - 5 cara cegah anak seks bebas, terlambat bertindak anda menyesal selamaya, masa depan hancur.
Dalam era kekinian negara semakin rentang dalam perlindungan terhadap tumbuh kembang anak-anak.
Baik itu anak lelaki maupun perempuan, negara seolah abai dengan semakin lemahnya pengawasan hingga menjamurnya seks bebas.
Tontonan dan perilaku figur di media sosial yang sangat berlebihan membuat kita sebagai orangtua miris.
Apakah anak-anak kita sudah kecanduang seks bebas? Siapa yang tahu?
Langkah yang penting adalah bertana sendiri bagi mereka yang sudah memiliki anak di usia remaja.
Ajarkan anak-anak tentang apa yang merupakan perilaku yang pantas dan tidak pantas.
Berbicara dengan mereka secara terbuka dan jujur tentang tubuh, privasi, dan batasan-batasan pribadi.
Berikut adalah 5 cara awal mendeteksi agar anak tidak masuk dalam seks bebas:
1. Keamanan Online: Pahami pentingnya keamanan online. Berbicaralah tentang penggunaan internet yang aman dan berikan panduan tentang privasi online serta tindakan pencegahan terhadap pelecehan daring.
2. Kenali Orang-orang Terpercaya: Ajarkan anak Anda untuk mengenal orang-orang yang bisa mereka percayai dan ajukan bantuan jika diperlukan. Beri mereka daftar kontak darurat dan berbicara tentang apa yang harus dilakukan jika mereka merasa dalam bahaya.
3. Pentingnya Kebersamaan: Dorong anak Anda untuk bermain dan belajar dalam kelompok atau di tempat yang ramai. Ini dapat mengurangi risiko situasi berbahaya.
4. Pendidikan Seksual: Berbicaralah tentang pendidikan seksual yang sesuai dengan usia anak Anda. Pendidikan ini dapat membantu mereka memahami batasan-batasan, perlindungan diri, dan mengenali tanda-tanda pelecehan.
5. Ajukan Pertanyaan: Selalu berbicaralah dengan anak Anda dan ajukan pertanyaan terbuka mengenai kehidupan mereka. Ini membantu Anda membangun komunikasi yang kuat dan memahami perasaan serta pengalaman mereka. (*)