SUARA PEKANBARU - Kita banyak mendengar jika bagian perawatan kecantikan bisa menggunakan sperma. Pertanyaannya apakah hal tersebut benar adanya atau sekadar mitos.
Dokter Nufus dalam kanal Youtube Dokterpedia dikutip pekanbaru.suara.com pada Sabtu, 7 Oktober 2023 menjelaskan tentang sperma yang dipakai sebagai krim wajah untuk perawatan kecantikan.
Manfaat sperma untuk wajah pernah menjadi tren di berbagai kalangan. Sperma dianggap dapat berfungsi sebagai krim wajah dan pelembap kulit.
Kemudian hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai manfaat sebenarnya dari penggunaan sperma untuk wajah.
Sebagai gantinya mengikuti tren tanpa dasar, penting untuk mengetahui fakta-fakta tentang sperma sebelum memutuskan menggunakannya sebagai krim wajah sebagai bagian dari perawatan kecantikan.
Ketika melakukan hubungan seksual, penis mengalami ereksi karena aliran darah. Saat mencapai klimaks, terjadi ejakulasi, yakni keluarnya cairan semen.
Sperma hanya menyusun 1 persen dari cairan semen, sementara 99 persen sisanya adalah senyawa lain seperti kalsium, klorin, magnesium, zinc, sulfur, asam amino, protein, vitamin, dan mineral.
Meskipun senyawa-senyawa tersebut umumnya bermanfaat bagi tubuh dan kulit, tidak ada bukti klinis yang cukup untuk menunjukkan manfaat sperma untuk wajah.
Bahkan, meskipun jarang terjadi, penggunaan sperma pada kulit wajah dapat berdampak negatif.
Baca Juga: Salah Urutan Pemakaian Skincare Pagi, Perawatan Kulit Jangan Sampai Gagal Glowing
Protein dalam sperma dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang, menghasilkan rasa nyeri, gatal, perih, dan pembengkakan.
Hingga saat ini, manfaat sperma untuk wajah belum terbukti secara ilmiah. Sebaiknya, gunakan produk perawatan wajah yang sudah terbukti efektif untuk kesehatan kulit.
Membersihkan wajah secara rutin dan memilih produk sesuai dengan jenis kulit, serta berkonsultasi dengan dokter kulit, adalah langkah bijak.
Selain itu, gaya hidup sehat dengan konsumsi buah, sayur, membatasi lemak, olahraga rutin, dan menghindari rokok dapat mendukung kesehatan kulit. (*)