ponorogo.suara.com - Musibah tanah longsor Kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Hujan deras yang mengguyur wilayah Pulung, Jumat (24/3/23), menyebabkan tanah longsor di Desa Banaran dan Wagir Kidul Pulung.
Dalam musibah ini, sedikitnya 3 rumah warga di RT 03 RW 02 dukuh Krajan, dan RT 03 RW 01 dukuh Tangkil rusak parah akibat tertimpa material longsoran. Petugas BPBD Kabupaten Ponorogo yang menerima laporan musibah tersebut segera dikerahkan untuk melakukan assessment di lokasi kejadian.
Salah seorang korban tanah longsor yang diketahui bernama Misno, bahkan harus mengungsi ke kerabat terdekat karena sebagian ruangan di rumahnya tidak dapat befungsi karena runtuhan longsor.
Salah seorang warga menuturkan, di wilayahnya ada dua rumah yang terdampak yakni rumah Misno di Dukuh Tangkil dan rumah Gemi Rahayu di Dukuh Krajan.
Misman, Kamituwo Desa Banaran menekankan, Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah karena kerusakan rumah cukup parah.
Ia menambahkan, warga Banaran masih trauma dan takut ketika hujan deras dengan waktu yang lama turun di wilayahnya, longsor akan kembali terjadi seperti yang pernah melanda beberapa tahun silam.
Kini warga dibantu aparat dan petugas BPBD Ponorogo saling bahu-membahu membersihkan material longsor yang ada.
Petugas BPBD Ponorogo selain melakukan assessment dampak kejadian di lokasi, juga membawa bantuan untuk disalurkan kepada warga terdampak tanah longsor yang terjadi
Baca Juga: Resep Martabak Manis Mini, Tekstur Bersarang Anti Gagal Cocok untuk Takjil