Suara Ponorogo – Hari raya Idul FItri tinggal menghitung hari, arus lalu lintas di Bumi Reog lambat laun sudah mengalami kenaikan yang signifikan. Dinas Perhubungan, kabupaten Ponorogo memprediksi peningkatan kendaraan sebesar 50 persen dibanding lebaran tahun lalu.
Perbandingan mendasar hasil survey traffict counting (STC) yang digelar dishub setempat bersama Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) pada masa angkutan mudik tahun lalu.
Kabid Pengendalian, Operasional Lalu Lintas dan Jalan Dishub Ponorogo Muh. Tamar Mahara mengungkapkan prediksi peningkatan dipengaruhi beberapa faktor.
Salah satunya, tidak adanya pembatasan pada mudik lebaran tahun ini. Sehingga mobilitas masyarakat tinggi selama lebaran.
“Sebenarnya kalau lebih akurat memang harus ada survei. Untuk survei tahun ini kami masih menunggu arahan pimpinan” kata Tamar, Selasa (18/4/23)
Tamar mengungkapkan kendaraan yang masuk ke kabupaten ini didominasi sepeda motor dan mobil. Sebagaimana hasil STC tahun lalu. Sedangkan lokasi STC digelar di Jalan Arif Rahman Hakim.
“Jadi dari hasil survey di Jalan Arif Rahman Hakim pada libur lebaran tahun lalu didapatkan proporsi kendaraan didominasi sepeda motor dan mobil” lanjutnya.
Peningkatan kendaraan masuk diperkirakan terjadi H-3 hingga H+3 lebaran mendasar kajiaan STTD. Puncaknya, diperkirakan terjadi H-2 lebaran mendatang.
Sebagaimana hasil STC tahun lalu didapatkan hasil lalu lintas tertinggi terjadi pukul 09.30-10.30 pada 30 April 2021 atau H-2 lebaran.
Baca Juga: Viral Pria Curi Uang Kotak Amal di Tengah Jalan di Lumajang, Aksinya Terekam CCTV
“Yakni dari arah utara ke selatan dengan volume sebesar 1.026 smp/jam. Survei dilakukan selama libur lebaran tahun lalu mulai 29 April sampai 6 Mei 2021” jelasnya.
Adapun tujuan STC digelar tahun lalu untuk mengetahui jam puncak arus lalin pada libur lebaran. Selain itu, untuk mengetahui volume kendaraan pada jam puncak libur lebaran.