Suara Ponorogo – Banyak cara untuk mengisi waktu libur, mengunjungi tempat wisata, berbelanja hingga berburu kuliner yang kekinian. Namun cara mengisi warga Ponorogo, Jawa Timur cukup berbeda.
Ratusan warga dari berbagai kalangan usia, memilih mengisi waktu libur dengan mengikuti acara "Halal Bike" sebuah event bersepeda melintasi alam yang digelar komunitas sepeda Ponorogo.
Dalam acara ini, peserta disiapkan rute sepanjang 15km dari dan ke Waduk Bendo yang berlokasi di Kecamatan sawoo, Kabupaten Ponorogo melintasi jalur yang indah namun tetap memicu adrenalin
Hendras, salah satu goweser asal kota Ponorogo mengaku senang acara tahunan ini bisa kembali digelar. Selain bisa saling bertemu momentum lebaran, sekaligus bisa menikmati keindahan alam Waduk Bendo yang memukau.
"Yaa memang ini yang kita tunggu-tunggu. Bisa mancal bareng, guyonan dan menikmati alam bersama-sama, "ungkapnya.
![peserta finis di waduk bendo [ponorogo.suara.com/dedy.s]](https://media.suara.com/suara-partners/ponorogo/thumbs/1200x675/2023/05/07/1-gowes-2.jpeg)
Sementara itu, salah satu pegiat pesepeda, Haris Kadir, warga Sawoo mengaku, acara halal Bike adalah acara rutin yang selalu diselenggarakan sejak beberapa tahun yang lalu, namun sempat absen saat pandemi covid-19 berlangsung.
Kepada ponorogo.suara.com, Haris menekankan, acara halal Bike ini diikuti oleh berbagai kalangan usia, dari yang muda hingga pesepeda yang sudah melewati masa pensiun
“acara hari ini diikuti sekitar 270 orang yang dari latar belakang dan usia yang berbeda,” ungkapnya, Minggu (7/5/23)
Masih dalam penuturannya, untuk mempersiapkan acara tersebut, ia dan panitia lainnya membutuhkan waktu 7 hari untuk memastikan jalur lintasan yang akan di lewati peserta aman serta perijinan untuk masuk ke kawasan lokasi waduk bendo yang statusnya masih belum terbuka untuk umum.
Baca Juga: 3 Sanksi Jalan Berlubang untuk Pemda, Lampung Apa Kabar?
“karena waktunya mendadak, itu dikonsep 1 minggu. Kebetulan waduk bendo, sebelumnya belum bisa masuk, namun sekarang untuk kegiatan boleh tetapi harus mendapat ijin oleh pengelola” tambahnya.
Haris menambahkan, bersepeda adalah sebuah olah raga yang juga bisa sekaligus menikmati wisata, oleh sebab itu, ia berharap di masa mendatang, makin banyak warga Ponorogo yang bisa terlibat dalam acara seperti ini.