Suara ponorogo – Seorang permepuan setengah Baya ditemukan meninggal dunia di dalam sumur tua sedalam 20 meter di Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Korban yang diketahui identitasnya bernama Kayatin (58), warga Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak, berhasil dievakuasi setelah petugas BPBD Ponorogo berusaha lebih dari 1 jam mengangkat jenasah dari dalam sumur yang kondisinya digenangi air.
Dari data yang di rilis Mapolsek Mlarak, penemuan jenasah korban di sumur tua yang Sudah lama tidak di manfaatkan warga, berawal dari kecurigaan sejumlah saksi, yakni Yatemi, irawan, Eni Pujianti dan Setyo Budi Utomo yang melihat ada sandal di samping sumur tua.
Karena penasaran, saksi mencoba menerangi sumur dengan senter dan melihat korban berada didalam sumur. Saksi lantas melaporkan penemuan tersebut ke aparat kepolisian dan menghubungi petugas BPBD Kabupaten Ponorogo
Kapolsek Mlarak, Iptu Rosyd Effendi menjelaskan sebelum diketemukan meninggal, korban diketahui pergi dari rumah sejak Jumat pagi dengan hanya menggunakan baju yang dipakai.
“dari pemeriksaan yang dilakukan petugas nakes Puskesmas Mlarak, di jasad korban tidak diketemukan tanda tanda bekas penganiayaan,” tulisnya
Masih dari data laporan Laporan polsek Mlarak, diduga korban meninggal akibat Bunuh diri karena latar belakang korban yang memiliki riwayat depresi sejak 3 tahun silam