Pemekaran Desa Baru di Ponorogo: Respon Terhadap Desakan Warga dengan Dukuh Terpencil

Ponorogo

Kamis, 22 Juni 2023 | 19:08 WIB
Pemekaran Desa Baru di Ponorogo: Respon Terhadap Desakan Warga dengan Dukuh Terpencil
Bupati resmikan pemekaran desa ((istimewa))

Suara Ponorogo - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, akhirnya menyetujui adanya pemekaran desa di dua kecamatan, yaitu Ngrayun dan Slahung, sebagai respons terhadap desakan warga yang ingin mendirikan desa baru di Ponorogo. 

Menurut data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Ponorogo, telah disepakati pendirian empat desa baru di Kecamatan Ngrayun.

Desa tersebut yakni, Desa Sambiganen (pemekaran dari Desa Ngrayun), Desa Pucak Mulyo dan Ngandel (pemekaran dari Desa Cepoko), serta Desa Galih (pemekaran dari Desa Baosan Lor).

Di Kecamatan Slahung, tepatnya di Desa Slahung, juga terdapat satu desa baru yang diberi nama Dasa Argo Mulyo.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Sambiganen, Sunarlin, mengungkapkan bahwa keinginan warga untuk memiliki desa sendiri sudah ada sejak 13 tahun yang lalu. 

Sunarlin menjelaskan bahwa Desa Sambiganen, yang sebelumnya merupakan bagian dari Dukuh Sambi di Desa Ngrayun, memiliki lebih dari 2.000 penduduk. 

Sunarlin menyatakan, "Mimpi kita sudah ada sejak 13 tahun yang lalu. Warga di sini ingin memiliki desa sendiri karena jarak dari sini ke Kantor Desa Ngrayun sejauh 13 kilometer. Sangat jauh untuk mengurus administrasi." 

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menjelaskan bahwa pemekaran empat desa menjadi lima desa baru bertujuan untuk mendekatkan layanan administrasi dan mengurangi jarak yang harus ditempuh oleh masyarakat untuk ke kantor desa. 

Ia mengatakan, "Sambi adalah sebuah dukuh di desa ibu kota kecamatan, tetapi berjarak 13 kilometer, terlebih lagi jumlah penduduknya banyak. Hal yang sama berlaku untuk Ngebem yang juga berjarak jauh dari Desa Slahun” terang kang Giri.

baca juga

Sugiri menambahkan bahwa saat ini lima desa baru tersebut berstatus sebagai desa persiapan.

Proses pemekaran sudah diatur dalam peraturan bupati dan tinggal menunggu pemberian kode desa oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar terdaftar resmi.

Sugiri juga mengungkapkan bahwa selain pemekaran lima desa baru tersebut, pihaknya juga akan melakukan pemekaran di beberapa desa yang memiliki dukuh-dukuh terpencil. 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Antisipasi Libur Panjang Idul Adha: 15.165 Tiket Terjual di Daop 7 Madiun

Antisipasi Libur Panjang Idul Adha: 15.165 Tiket Terjual di Daop 7 Madiun

Ponorogo | Kamis, 22 Juni 2023 | 18:42 WIB

Minta Pretest PPG Dianggarkan Pemerintah: Perwakilan Guru PAI Datangi Dewan Ponorogo untuk Meminta Solusi

Minta Pretest PPG Dianggarkan Pemerintah: Perwakilan Guru PAI Datangi Dewan Ponorogo untuk Meminta Solusi

Ponorogo | Kamis, 22 Juni 2023 | 18:28 WIB

RPH Resmi Sepi Peminat: Dispertahankan Ponorogo Akan Gandeng Polisi dan Kemenag

RPH Resmi Sepi Peminat: Dispertahankan Ponorogo Akan Gandeng Polisi dan Kemenag

Ponorogo | Kamis, 22 Juni 2023 | 17:45 WIB

Terkini

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:00 WIB

×