RPH Resmi Sepi Peminat: Dispertahankan Ponorogo Akan Gandeng Polisi dan Kemenag

Ponorogo

Kamis, 22 Juni 2023 | 17:45 WIB
RPH Resmi Sepi Peminat: Dispertahankan Ponorogo Akan Gandeng Polisi dan Kemenag
Kepala Dispertahankan Ponorogo, Masun ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo - Dalam persiapan menghadapi Idul Adha, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo telah mengambil langkah-langkah strategis.

Kepala Dispertahankan Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa mereka telah melakukan koordinasi intensif untuk mengatasi penggunaan rumah pemotongan hewan (RPH) oleh warga sekitar.

"Kami bergerak cepat dalam memanfaatkan momen Idul Adha ini. Kami sedang mencoba untuk menyiapkan langkah jika RPH digunakan oleh warga sekitar," ungkap Masun.

Selain itu, dalam rangka mengoptimalkan RPH milik Pemkab yang tidak beroperasi sejak tahun lalu, Dinas Pertanian, ketahanan pangan dan Perikanan Ponorogo akan melakukan sosialisasi kepada para penjagal agar tetap menggunakan RPH yang memiliki izin resmi, meskipun Idul Adha sudah berlalu.

"Kami telah melakukan sosialisasi kepada para penjagal agar mereka memilih RPH resmi sebagai tempat pemotongan hewan," jelas Masun.

Dispertahankan Ponorogo juga akan menjalin kerjasama dengan Kepolisian, khususnya Reserse Kriminal (Reskrim) untuk memperkuat upaya penertiban RPH Ilegal secara bertahap.

"Kami bekerja sama dengan Reskrim dan Unit Ekonomi dalam menghadapi masalah ini. Kami berkomitmen untuk mengikuti arahan dari Direktorat Reserse Kriminal Polda Jatim," kata Masun.

Masun menekankan bahwa dalam rapat koordinasi dengan Polda, disarankan untuk tidak langsung melakukan penindakan berupa hukuman.

"Dari arahan Polda Jatim, harapannya adalah memberikan himbauan kepada pihak terkait. Namun, suatu saat, penindakan akan dilakukan," terangnya.

baca juga

Prioritas Dispertahankan Ponorogo adalah memastikan produksi daging yang aman, sehat, utuh, dan halal. Hal ini juga menjadi komitmen dari pihak kepolisian.

Selanjutnya, Dispertahankan Ponorogo akan bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk memastikan bahwa RPH yang digunakan telah mendapatkan sertifikasi halal.

"Kami akan bekerja sama dengan Kemenag dalam proses ini, karena penting untuk memastikan bahwa pemotongan hewan dilakukan sesuai dengan tuntutan agama Islam," tambah Masun.

Dalam upaya memperkuat keahlian dan kepercayaan dalam pemotongan hewan secara halal, beberapa penjagal akan menjalani pelatihan untuk menjadi juru sembelih halal di Kemenag

"Kami akan mengirim beberapa penjagal untuk menjalani pelatihan khusus agar mereka dapat menjadi juru sembelih halal di RPH kami," ungkap Masun.

Melalui kerjasama antara Dispertahankan Ponorogo, Kepolisian, dan Kemenag, diharapkan kualitas dan keamanan produksi daging serta kepatuhan terhadap prinsip halal dapat terjamin dalam pemotongan hewan di RPH Ponorogo.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Skandal Penjualan Manusia: Biduan Ponorogo Terlibat dalam Modus Pengiriman TKI ke Australia

Skandal Penjualan Manusia: Biduan Ponorogo Terlibat dalam Modus Pengiriman TKI ke Australia

Ponorogo | Kamis, 22 Juni 2023 | 14:00 WIB

KPU Ponorogo Resmi Tetapkan DPT Pemilu 2024 dengan Total Pemilih Mencapai 758.688

KPU Ponorogo Resmi Tetapkan DPT Pemilu 2024 dengan Total Pemilih Mencapai 758.688

Ponorogo | Rabu, 21 Juni 2023 | 18:31 WIB

Inalillahi wa inna ilaihi rojiun - Jemaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Inalillahi wa inna ilaihi rojiun - Jemaah Haji Asal Ponorogo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Ponorogo | Rabu, 21 Juni 2023 | 15:27 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB