Niat Hati Bangun Rumah dari Kayu Jati, Dua Warga Ponorogo Ditangkap Polisi!

Ponorogo | Suara.com

Senin, 26 Juni 2023 | 12:40 WIB
Niat Hati Bangun Rumah dari Kayu Jati, Dua Warga Ponorogo Ditangkap Polisi!
Tersangka Ilegal loging (ponorogo.suara.com/dedy.s)

Suara Ponorogo - Kejahatan lingkungan kembali terungkap saat DN (37) dan HC (51) ditangkap oleh aparat kepolisian karena kedapatan mengangkut kayu jati ilegal di kawasan hutan jati Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. 

Polres Ponorogo telah menetapkan DN sebagai sopir dan HC sebagai kernet dalam kasus ini. Namun, pelaku utama masih dalam pengejaran intensif, ungkap Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia.

Penangkapan ini terjadi saat petugas kepolisian sedang melakukan patroli bersama Perhutani. Mereka dengan sigap mencurigai truk yang dikemudikan oleh DN dan didampingi oleh HC yang sedang mengangkut kayu dari hutan terlarang. 

Truk tersebut dihentikan dan dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen kayu jati yang diangkut. Namun, kedua tersangka tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah sebagai izin pengangkutan kayu jati, ungkap AKP Nikolas.

Tidak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk memutuskan membawa kedua tersangka ke Mapolres Ponorogo guna dilakukan pendalaman lebih lanjut. Barang bukti yang disita terdiri dari 6 gelondong kayu jati, menurut penjelasan mantan Kasat Reskrim Polres Nganjuk ini.

"Menurut keterangan sopir, kayu tersebut seharusnya untuk kepentingan pribadi. Dia membelinya sebagai kayu biasa, bukan kayu lindung. Namun, pada kenyataannya, kayu yang diangkut merupakan kayu jati lindung. Perlu diketahui bahwa kedua tersangka bukan merupakan residivis," jelas AKP Nikolas.

Namun, terdapat pernyataan mengejutkan dari salah satu tersangka, DN. Ia mengakui bahwa kayu yang diangkut menggunakan truk tersebut sebenarnya untuk keperluan pribadi. DN mengklaim tidak mengetahui jika kayu yang diangkut adalah milik Perhutani, badan pengelola hutan yang sah.

"Saya membeli kayu rakyat melalui seseorang. Saya memesan dengan harga Rp 3 juta dan mendapatkan 6 batang kayu. Saya mengangkutnya secara manual, tetapi malah tertangkap oleh polisi," ungkap DN dengan nada kebingungan.

Akibat dari tindakan mereka, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 7.723.450. Terdapat 6 gelondong kayu jati hutan dengan berbagai ukuran yang berhasil disita oleh pihak kepolisian.

Kedua tersangka dijerat dengan Tindak Pidana Pasal 83 ayat 1 huruf "a" dan "b" UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, seiring dengan Pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP. Jika terbukti bersalah, mereka dapat dijatuhi hukuman minimal 1 tahun penjara hingga maksimal 5 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Orang Ditangkap Terkait Karhutla di Rokan Hilir, Satu Masih di Bawah Umur

8 Orang Ditangkap Terkait Karhutla di Rokan Hilir, Satu Masih di Bawah Umur

Riau | Minggu, 25 Juni 2023 | 21:30 WIB

Terlibat Penculikan Anak Muridnya yang Berkebutuhan Khusus, Guru di Tangsel Dibekuk Polisi

Terlibat Penculikan Anak Muridnya yang Berkebutuhan Khusus, Guru di Tangsel Dibekuk Polisi

Jakarta | Sabtu, 24 Juni 2023 | 23:00 WIB

Viral Pasutri Ketangkap Basah Copet HP Pengunjung PRJ, Barbuk 5 Ponsel

Viral Pasutri Ketangkap Basah Copet HP Pengunjung PRJ, Barbuk 5 Ponsel

Jakarta | Sabtu, 24 Juni 2023 | 22:36 WIB

Terkini

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:03 WIB

Viral Bryan Domani Jadi Saksi Nikah ART di Rumah Sederhana, Vibes-nya Pak RT Banget

Viral Bryan Domani Jadi Saksi Nikah ART di Rumah Sederhana, Vibes-nya Pak RT Banget

Entertainment | Rabu, 08 April 2026 | 14:01 WIB

Dari Percaya Ramalan Zodiak ke Tulisan: Perjalanan Saya Memaknai Horoskop

Dari Percaya Ramalan Zodiak ke Tulisan: Perjalanan Saya Memaknai Horoskop

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 14:00 WIB

Sebut APBN Masih Kuat, Purbaya Janji Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Sebut APBN Masih Kuat, Purbaya Janji Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Video | Rabu, 08 April 2026 | 14:00 WIB

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:58 WIB

Izin BPR Sungai Rumbai Dicabut, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah

Izin BPR Sungai Rumbai Dicabut, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah

Sumbar | Rabu, 08 April 2026 | 13:57 WIB

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:57 WIB

Meski Berakhir Mati, Salmon Memilih Bergerak: Merenungi Buku Raditya Dika

Meski Berakhir Mati, Salmon Memilih Bergerak: Merenungi Buku Raditya Dika

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 13:55 WIB

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

Perubahan Iklim Memperluas Risiko Kebakaran Hutan: Ribuan Spesies Terancam Punah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:55 WIB

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

Biaya Penerbangan Haji Terancam Naik hingga 51 persen, Pemerintah Pastikan Tak Bebani Jemaah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:54 WIB