DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 08 April 2026 | 14:03 WIB
DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendukung kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada 8 April 2026.
  • Kesepakatan tersebut dinilai sebagai instrumen diplomasi penting untuk meredakan ketegangan serta menjaga stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah.
  • Pengumuman gencatan senjata berdampak positif bagi ekonomi Indonesia melalui penurunan harga minyak dan stabilitas pasokan energi dunia.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungan penuh atas tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dimediasi oleh Pakistan.

Dave menilai langkah ini merupakan bukti nyata bahwa jalur diplomasi tetap menjadi instrumen paling efektif dalam meredakan ketegangan global dan menjaga stabilitas di kawasan Timur Tengah.

"Komisi I DPR RI menyambut baik kesepakatan gencatan senjata ini. Langkah ini menunjukkan bahwa diplomasi masih menjadi instrumen utama dalam meredakan konflik, sekaligus memberikan harapan bagi stabilitas kawasan Timur Tengah," ujar Dave kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Meski menyambut positif, Dave mengingatkan bahwa kesepakatan gencatan senjata yang berlaku selama dua pekan tersebut baru merupakan langkah awal.

Ia menekankan perlunya komitmen jangka panjang dari kedua belah pihak agar perdamaian yang berkelanjutan dapat tercapai.

Menurutnya, perundingan lanjutan yang akan digelar di Islamabad, Pakistan, harus dimanfaatkan secara optimal untuk menyusun fondasi perdamaian yang kokoh dengan tetap menghormati hukum internasional.

“Kami menekankan bahwa gencatan senjata selama dua pekan hanyalah awal. Perdamaian yang berkelanjutan membutuhkan komitmen jangka panjang, kesediaan untuk menahan diri, serta kesepakatan yang menghormati hukum internasional,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Selain aspek geopolitik, Dave juga menyoroti dampak langsung kesepakatan ini terhadap sektor ekonomi, khususnya pasar energi dunia.

Ia mencatat adanya penurunan harga minyak secara signifikan pasca pengumuman gencatan senjata, yang dinilai akan membawa pengaruh positif bagi perekonomian nasional.

baca juga

“Stabilitas energi dunia tentu berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, kami melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperkuat kerja sama internasional dalam menjaga jalur perdagangan dan pasokan energi yang aman,” imbuhnya.

Sebagai negara yang konsisten menyuarakan perdamaian dunia, Indonesia diharapkan terus berperan aktif di forum internasional.

Dave menyatakan Komisi I DPR RI mendukung penuh kebijakan pemerintah yang mengedepankan kepentingan kemanusiaan di atas kepentingan politik.

Ia optimistis bahwa melalui komitmen bersama, gencatan senjata ini bisa menjadi pintu masuk menuju perjanjian damai yang lebih permanen.

“Indonesia siap berkontribusi dalam upaya internasional untuk memastikan bahwa perdamaian bukan hanya jeda sementara, melainkan sebuah keadaan yang berkelanjutan dan bermartabat bagi semua bangsa,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:58 WIB

30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata

30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:36 WIB

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!

Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:20 WIB

Harga Avtur Naik, Anggota DPR Shanty Alda Ingatkan Dampaknya pada Transportasi dan Konektivitas

Harga Avtur Naik, Anggota DPR Shanty Alda Ingatkan Dampaknya pada Transportasi dan Konektivitas

News | Rabu, 08 April 2026 | 12:59 WIB

Ke Mana Mojtaba Khamenei Setelah Gencatan Senjata AS - Iran?

Ke Mana Mojtaba Khamenei Setelah Gencatan Senjata AS - Iran?

News | Rabu, 08 April 2026 | 12:41 WIB

Usai Pernyataan Gencatan Senjata, Trump Dikhawatirkan Berubah Pikiran Lagi

Usai Pernyataan Gencatan Senjata, Trump Dikhawatirkan Berubah Pikiran Lagi

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 12:50 WIB

AS Menyerah Usai 40 Hari Perang, Iran Deklarasi Kemenangan: Tapi Tangan Kami Masih di Pelatuk!

AS Menyerah Usai 40 Hari Perang, Iran Deklarasi Kemenangan: Tapi Tangan Kami Masih di Pelatuk!

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:36 WIB

Pakar HI UGM: Gencatan Senjata AS-Iran Buktikan Donald Trump 'Chicken Out'

Pakar HI UGM: Gencatan Senjata AS-Iran Buktikan Donald Trump 'Chicken Out'

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:34 WIB

Ketua Banggar DPR Desak Reformasi Kebijakan: 79 Persen Subsidi Pertalite Dinikmati Orang Mampu

Ketua Banggar DPR Desak Reformasi Kebijakan: 79 Persen Subsidi Pertalite Dinikmati Orang Mampu

News | Rabu, 08 April 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Bukan Dicabut, Menkum Ungkap Fakta Sebenarnya Soal Hak Cipta Sound Horeg

Bukan Dicabut, Menkum Ungkap Fakta Sebenarnya Soal Hak Cipta Sound Horeg

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:13 WIB

Gus Ipul Sambangi dan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solok

Gus Ipul Sambangi dan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solok

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:12 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Tidak Selalu Harus Hadir: Mengapa Memberi Ruang dalam Relasi Itu Penting?

Tidak Selalu Harus Hadir: Mengapa Memberi Ruang dalam Relasi Itu Penting?

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Nusron Wahid Absen Pemeriksaan KPK, Berdalih Ada Agenda Internal

Nusron Wahid Absen Pemeriksaan KPK, Berdalih Ada Agenda Internal

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Buka Peluang Pengguna Kacamata Masuk TNI-Polri, Asal Punya Syarat Ini

Prabowo Buka Peluang Pengguna Kacamata Masuk TNI-Polri, Asal Punya Syarat Ini

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Kompleks DPR hingga MK di IKN Ditargetkan Rampung 2028

Kompleks DPR hingga MK di IKN Ditargetkan Rampung 2028

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Dukung MotoGP Jepang 2026 Motul Amankan Kemitraan Hingga 2030

Dukung MotoGP Jepang 2026 Motul Amankan Kemitraan Hingga 2030

Otomotif | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Jangan Sampai Kecolongan, DPRD DKI Minta Dinkes Gencarkan Skrining Influenza A

Jangan Sampai Kecolongan, DPRD DKI Minta Dinkes Gencarkan Skrining Influenza A

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Ratifikasi UNCAC Bukan Berarti Illicit Enrichment Otomatis Berlaku di Indonesia

Ratifikasi UNCAC Bukan Berarti Illicit Enrichment Otomatis Berlaku di Indonesia

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:03 WIB

×