Suara Ponorogo - Kebakaran yang diduga disebabkan oleh ledakan tabung gas elpiji terjadi di kantin PDAM Kabupaten Ponorogo pada hari Minggu (9/7/23) Sore.
Insiden tersebut terjadi ketika kantin dalam kondisi tertutup karena libur, menyebabkan kerugian yang signifikan sebelum akhirnya dapat dipadamkan oleh dua armada pemadam kebakaran yang tiba di lokasi.
Joko Waskito, Kasatpol PP Kabupaten Ponorogo, mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi sekitar jam setengah 5 sore.
Setelah menerima laporan, dua armada pemadam kebakaran segera diterjunkan untuk mengatasi situasi tersebut. Upaya pemadaman berhasil dilakukan dengan cepat, sehingga api dapat dipadamkan.
"Sekitar jam setengah 5, damkar terjadi kebakaran di antara Dispar danPDAM, 2 armada ke lokasi" terangnya
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar, kantin diketahui dalam keadaan kosong pada saat kejadian. Diduga ada lampu yang masih dinyalakan di dalam kantin, dan terdapat tiga tabung gas elpiji yang mungkin mengalami korsleting atau kebocoran yang menyebabkan gasnya menguap.
Kemungkinan itulah yang menjadi faktor utama terjadinya ledakan yang menyebabkan kebakaran tersebut.
Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan berhasil diselesaikan tanpa adanya api yang tersisa. Tim pemadam kebakaran juga melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala.
“Evakuasi selesai pembasahan sampai tidak ada api sedikitpun." imbuhnya
Menurut informasi yang diperoleh, tiga tabung gas yang ditemukan di lokasi kebakaran terlihat sudah menghitam, mengindikasikan adanya ledakan. Pemilik kantin, Suryani Tosari, saat ini dalam kondisi selamat.
Pihak berwenang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini dan memastikan langkah-langkah pencegahan yang tepat diambil untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.