Mengungkap Fakta Pansus DPRD Ponorogo: Mahalnya Biaya Masuk Sekolah dan Dugaan Pelanggaran Zonasi dalam PPDB

Ponorogo

Senin, 24 Juli 2023 | 19:30 WIB
Mengungkap Fakta Pansus DPRD Ponorogo: Mahalnya Biaya Masuk Sekolah dan Dugaan Pelanggaran Zonasi dalam PPDB
Pamuji, Ketua Komisi D DPRD Ponorogo ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

SUARA PONOROGO - Sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini di Ponorogo menuai kontroversi setelah sebagian besar orang tua mengeluhkan adanya dugaan pelanggaran aturan yang merugikan mereka. 

Dugaan Ketidaksesuaian penerimaan siswa dengan kriteria zonasi membuat banyak orang tua yang berada di dekat sekolah merasa kecewa karena anak mereka tidak lolos, sementara siswa yang jauh dari sekolah justru diterima.

Pamuji, selaku Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, telah memastikan bahwa keluhan dari masyarakat terkait PPDB ini akan ditindaklanjuti.

Pada pertemuan Pansus DPRD dengan Pemkab Ponorogo, Pamuji menyatakan bahwa pihaknya telah berbicara dengan Kepala Dinas terkait masalah ini dan yakin bahwa Kepala Dinas akan bertindak untuk menyelesaikan permasalahan ini.

"Jadi kita komisi terkait, sudah ngomong-ngomong sama Kepala Dinas. Di Pansus tadi. Insya Allah Kepala Dinas menindaklanjuti keluhan dari masyarakat," ungkap Pamuji, Senin (24/7/23)

Selain masalah zonasi yang kontroversial, biaya pendidikan juga menjadi perhatian utama bagi orang tua di Ponorogo.

Pamuji menyatakan bahwa biaya pendidikan yang menjadi perbincangan adalah terkait pembelian seragam wajib di koperasi sekolah atau pun komponen lainnya.

"kalau kita pelajari, Tidak hanya seragam saja, tapi ada beberapa komponen lain yang jumahnya segitu, misalnya Pramuka, ekstra lainnya" jelasnya

Dalam upaya mengatasi masalah ini, Pamuji meminta agar penentuan biaya masuk sekolah sebaiknya dibahas dalam musyawarah dengan melibatkan para wali murid.

baca juga

Menurutnya, kebijakan mendadak terkait biaya pendidikan yang harus dibayar oleh siswa ketika mendaftar ke sekolah saat PPDB berlangsung, menciptakan ketidakpuasan di kalangan orang tua.

Kontroversi sistem zonasi PPDB dan biaya pendidikan ini menyoroti pentingnya transparansi dan keterlibatan pihak-pihak terkait dalam pembuatan kebijakan di bidang pendidikan.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecelakaan Maut: Anggota DPRD Ngawi Meninggal Akibat Tabrak Lari

Kecelakaan Maut: Anggota DPRD Ngawi Meninggal Akibat Tabrak Lari

Ponorogo | Senin, 24 Juli 2023 | 17:50 WIB

Krisis Pendaftaran Siswa Baru di Sejumlah SDN Ponorogo: Klaim Sukses KB Diprotes, Ngarang atau Fakta?

Krisis Pendaftaran Siswa Baru di Sejumlah SDN Ponorogo: Klaim Sukses KB Diprotes, Ngarang atau Fakta?

Ponorogo | Senin, 24 Juli 2023 | 17:10 WIB

PPDB Sistem Zonasi Gagal Hapus Kastanisasi Sekolah Negeri

PPDB Sistem Zonasi Gagal Hapus Kastanisasi Sekolah Negeri

Your Say | Senin, 24 Juli 2023 | 14:59 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×