SUARA PONOROGO - Di tengah antusiasme sebagian besar petani yang berharap mendapatkan pendapatan maksimal dari perkebunan mereka, ada satu petani perkebunan anggur yang benar-benar berbeda. Bertempat di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ari Yudiarso, sang pemilik agro wisata kebun anggur, memiliki pandangan yang lebih mulia.
Dia tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga berbagi ilmu dan inspirasi kepada masyarakat, terutama para pelajar, tentang seni bercocok tanam yang baik dan benar.
Bagi para pengunjung yang datang, ada lebih dari sekadar kenikmatan mengamati keindahan kebun anggur ini. Mereka diberikan kesempatan istimewa untuk menikmati buah anggur secara cuma-cuma, sambil belajar bagaimana menanam dan merawat kebun dengan penuh keahlian.
Dengan konsep lahan anggur yang semi modern, area seluas 350 meter persegi ini menampung ratusan pohon anggur dari 30 varietas berbeda.
Banyak di antaranya anggur unggulan dari berbagai negara seperti Montidor dari Ukraina, Gozv dari Ukraina, Baikonur New dari Rusia, dan Jupiter dari Amerika. Sungguh suatu kekayaan yang memikat!
Bahkan meskipun berada di daerah yang tidak begitu dingin, kebun anggur ini tetap mempesona dengan keindahan pemandangannya yang menakjubkan dan pengalaman petik anggur yang tak terlupakan.
Ari Yudiarso pun bersemangat menjelaskan inspirasi di balik kebun anggurnya yang luar biasa ini. Kisahnya dimulai dari kakaknya yang juga seorang petani di Jogja, yang mengilhami dirinya untuk menciptakan tempat belajar yang menarik bagi anak-anak.
Benar-benar hebat! Beberapa waktu lalu, beberapa anak dari SMP terpadu dan para penyuluh tanaman dari Pemkab Ponorogo berkunjung ke kebun anggur ini untuk belajar cara bertanam anggur secara langsung dari sang ahli, Ari Yudiarso.
"Saya berharap anak-anak muda bisa mencintai tanaman. Dengan belajar menanam anggur, harapannya akan menjadi pondasi bagi mereka untuk mencintai dunia tanaman," ucap Ari dengan semangat membara.
Baca Juga: Ulasan Buku ALDERA: Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1998
Bagi para wisatawan yang berkunjung, mereka bukan hanya disuguhkan keindahan dan kenyamanan kebun anggur ini secara gratis, namun juga mendapatkan kesempatan langka untuk memetik buah anggur segar yang lezat.
Salah satu pengunjung, Gilang Ramadhan, seorang wisatawan asal Mojokerto, mengungkapkan betapa ia takjub dengan pengalaman unik ini.
"Saya sangat senang bisa merasakan sensasi memetik anggur langsung dari pohonnya. Rasanya berbeda dan menyenangkan," ceritanya berbinar.
Melihat begitu antusiasnya para pengunjung, Ari berencana untuk mengembangkan lagi wisata kebun anggurnya ke depannya.
Salah satu rencananya adalah dengan membangun angkringan, sehingga para tamu bisa lebih santai menikmati pemandangan indah di tengah kebun anggur sambil menikmati kuliner khas yang menggugah selera.