Peristiwa Mengkhawatirkan: Dampak Cuaca Kering Memicu Kebakaran Hutan dan Lahan Luas di Ponorogo

Ponorogo

Kamis, 03 Agustus 2023 | 12:53 WIB
Peristiwa Mengkhawatirkan: Dampak Cuaca Kering Memicu Kebakaran Hutan dan Lahan Luas di Ponorogo
Petugas memadamkan api (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Kondisi cuaca yang sangat kering di Kabupaten Ponorogo telah mengakibatkan serangkaian bencana yang merugikan warga daerah tersebut. Pada Rabu (2/8/2023) malam, terjadi kebakaran di berbagai wilayah, merenggut hutan rakyat dan lahan yang ada di sana.

Salah satu peristiwa terjadi di petak 157C RPH Sawoo, Kabupaten Ponorogo, di mana sebuah lahan hutan seluas 2 hektar terbakar. Diduga bahwa api berasal dari pembakaran sampah oleh warga untuk membuka lahan. Namun, karena api sisa pembakaran belum sepenuhnya padam, api dengan cepat merembet ke hutan sekitarnya.

Aiptu Ahmad Saifudin, Kanit Sabhara Polsek Sampung, menjelaskan bahwa api merambat dengan kecepatan tinggi karena adanya banyak daun kering dan kayu yang mudah terbakar.

"Warga biasanya membakar sampah untuk membuka lahan, namun kemungkinan api yang masih menyala akhirnya menjalar dengan cepat," ungkap Ahmad Saifuddin dengan nada prihatin.

Dalam usaha pemadaman, anggota dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Polsek, dan Koramil Sampung telah bergabung dalam upaya bersama.

Namun, upaya tersebut terbentur oleh medan yang terjal dan kurangnya peralatan pemadam yang memadai. Saparudin, seorang petugas yang terlibat dalam pemadaman, mengakui kesulitan mereka dalam mengatasi situasi ini.

"Kendala yang kami hadapi adalah minimnya peralatan pemadam dan medan yang sulit, terutama karena lokasinya berada di atas perbukitan," ungkapnya dengan suara lemah.

Gemilang Aditya Mardhana, Anggota Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) BPBD Ponorogo, menjelaskan bahwa pemetaan lokasi telah mengidentifikasi adanya 9 titik api yang tersebar di area yang terdampak. Bahkan, dua di antaranya berlokasi di puncak gunung.

"Dari 6 titik api, kami telah berhasil memadamkan 6 di antaranya, sedangkan dua titik yang berada di atas bukit juga sudah berhasil dipadamkan," terangnya.

baca juga

Namun, bukan hanya satu lokasi saja yang terkena dampak karhutla ini. Dukuh Bayem di Desa Kunti, Kecamatan Sampung, Desa Prayungan di Kecamatan Sawoo, dan Desa Ngilo-ilo di Kecamatan Slahung juga menjadi saksi dari kejadian serupa yang hampir bersamaan terjadi.

Wilayah-wilayah ini dilanda oleh kobaran api yang menghanguskan tanah dan menghancurkan segala yang ada di jalannya.

Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengancam sumber daya alam dan keberlanjutan ekosistem, tetapi juga membahayakan keselamatan penduduk dan kualitas udara. Dalam situasi seperti ini, penting bagi semua pihak untuk bersatu dalam menjaga dan melindungi lingkungan dari ancaman yang nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Lokasi Rawan Karhutla di Pesisir Barat, Dalam Pemantauan Polisi

3 Lokasi Rawan Karhutla di Pesisir Barat, Dalam Pemantauan Polisi

Lampung | Kamis, 03 Agustus 2023 | 12:21 WIB

Bocah SD Lari Gabung Nyanyikan Yel-yel TNI, Netizen: TNI Sejak Dini

Bocah SD Lari Gabung Nyanyikan Yel-yel TNI, Netizen: TNI Sejak Dini

Your Say | Kamis, 03 Agustus 2023 | 12:09 WIB

Auto Nostalgia: Toko Kelontong Ini Tertutup 40 Tahun, Penuh Barang Jadul!

Auto Nostalgia: Toko Kelontong Ini Tertutup 40 Tahun, Penuh Barang Jadul!

Your Say | Kamis, 03 Agustus 2023 | 11:20 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×