Anjloknya Harga Bawang Merah Ancam Kehidupan Petani Ponorogo

Ponorogo

Sabtu, 05 Agustus 2023 | 21:26 WIB
Anjloknya Harga Bawang Merah Ancam Kehidupan Petani Ponorogo
Petani bawang memilih hasil panen (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Para petani bawang merah di Kabupaten Ponorogo menghadapi tantangan serius saat musim panen kali ini, dengan harga bawang merah yang tiba-tiba merosot drastis.

Harga bawang merah yang sebelumnya melambung di atas 25 ribu rupiah per kilogram, kini turun tajam menjadi 12 ribu rupiah per kilogramnya. Penurunan drastis ini terjadi dalam waktu satu bulan terakhir, mengirimkan gelombang kekhawatiran ke para petani di daerah ini.

Desa Ringin Putih, Kecamatan Sampung, menjadi salah satu daerah yang terdampak oleh anjloknya harga bawang merah ini. Para petani di desa ini telah mengeluarkan biaya besar untuk proses penanaman, pemupukan, dan perawatan tanaman mereka, yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah.

Namun, dengan harga jual yang jauh lebih rendah dari yang diharapkan, mereka menghadapi risiko balik modal yang sulit diwujudkan.

Salah satu petani, Titik Suharti (55), yang telah berkecimpung dalam dunia pertanian bawang merah selama puluhan tahun, mengungkapkan kekecewaannya terhadap penurunan harga yang tidak sebanding dengan upaya keras yang telah dia dan rekan-rekannya lakukan.

"Ya, secara kualitas hasil panen brambang kali ini cukup bagus, tapi nilainya ga berbanding dengan kualitas. Murah sekali, cuma 12 ribu per kilogram. Sangat murah," ujarnya dengan perasaan kecewa.

Para petani juga merasa bahwa harga bawang merah seharusnya lebih tinggi mengingat hasil panen yang mereka peroleh cukup baik. Dengan anjloknya harga bawang merah ini, harapan untuk meraih untung hingga 30 juta rupiah sekali panen kini lenyap.

Apabila harga tetap rendah seperti saat ini, mereka hanya akan mendapatkan keuntungan sekitar 18 juta rupiah.

Dalam situasi yang sulit ini, petani bawang merah di Kabupaten Ponorogo membutuhkan perhatian dan dukungan lebih lanjut dari pemerintah dan instansi terkait.

baca juga

Keberlangsungan mata pencaharian mereka serta kestabilan ekonomi daerah dapat terancam jika harga bawang merah terus menurun. Diharapkan ada langkah konkret yang dapat diambil untuk menjaga kesejahteraan para petani ini dalam menghadapi tantangan ekonomi yang tidak terduga.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penanggulangan Kekeringan: BPBD Ponorogo Mulai Distribusikan Air Bersih

Penanggulangan Kekeringan: BPBD Ponorogo Mulai Distribusikan Air Bersih

Ponorogo | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 19:21 WIB

Dugaan Pungli Surat Segel Tanah PTSL: 11 Perangkat Desa Sawoo Diperiksa Kejaksaan Ponorogo

Dugaan Pungli Surat Segel Tanah PTSL: 11 Perangkat Desa Sawoo Diperiksa Kejaksaan Ponorogo

Ponorogo | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 17:50 WIB

Kemarau Berkah: Petani Tembakau Ponorogo Raih Kualitas Unggul

Kemarau Berkah: Petani Tembakau Ponorogo Raih Kualitas Unggul

Ponorogo | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 17:10 WIB

Terkini

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan

Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan

Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:58 WIB

GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer

GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:53 WIB

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan

Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang

Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng

Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta

Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?

Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:45 WIB

×