SUARA PONOROGO - Kecamatan Slahung, Ponorogo, Jawa Timur, diguncang berita sedih ketika Sekolah PAUD Edelweiss di Dusun Gedog Desa Wates dilaporkan ludes terbakar hingga rata dengan tanah.
Kejadian ini meninggalkan kesedihan dan kebingungan bagi para guru dan anak-anak.
Kondisi bangunan sekolah yang kini hanya menjadi tumpukan puing-puing menggambarkan tragedi besar yang menimpa PAUD Edelweiss.
Api yang dengan cepat merambat ini juga menghanguskan alat belajar, dokumen penting, dan bahkan tabungan siswa yang ada di sekolah tersebut.
Belum dapat dipastikan dengan pasti penyebab dari kebakaran ini, namun diduga bahwa korsleting listrik menjadi sumber api yang menghanguskan bangunan yang selama ini menjadi tempat pendidikan dan tumbuh kembang bagi anak-anak di daerah tersebut.
Upaya pemadaman yang dilakukan oleh warga setempat, sayangnya, tidak membuahkan hasil karena lokasi PAUD Edelweiss berada di daerah pegunungan dan jauh dari sumber air.
Kondisi ini memicu api menjalar dengan cepat dan tak terkendali, mengakibatkan kehancuran total yang melibatkan seluruh bangunan sekolah beserta data-data penting yang ada di dalamnya.
Erni Didin Triani, Kepala PAUD Edelweiss, menyatakan keprihatinannya atas kejadian ini.
"Sungguh menyakitkan melihat usaha pendidikan yang telah kami bangun dengan susah payah harus berakhir seperti ini. Kami akan berupaya untuk mengatasi situasi ini dengan berkolaborasi bersama masyarakat dan pihak terkait," ujarnya saat diwawancarai.
Baca Juga: Putusan Hukuman Mati Ferdy Sambo Batal, Hukuman Seumur Hidup Seperti Apa?
Meskipun siswa-siswa PAUD diberi waktu untuk libur sementara, pihak sekolah berencana mencari tempat belajar yang layak sebagai pengganti sementara, sambil menunggu proses rekonstruksi bangunan PAUD Edelweiss dimulai.
Pemadaman kebakaran ini menjadi tantangan berat mengingat lokasi geografis yang sulit dijangkau.