Residivis Pencuri Motor di Ponorogo Dihajar Massa Saat Coba Curi Burung

Ponorogo | Suara.com

Rabu, 16 Agustus 2023 | 00:14 WIB
Residivis Pencuri Motor di Ponorogo Dihajar Massa Saat Coba Curi Burung
Petugas memeriksa pelaku pencurian burung

SUARA PONOROGO - Aksi nekat seorang residivis kasus pencurian sepeda motor berakhir tragis saat ia babak belur dihajar oleh massa warga. Kejadian tersebut terjadi di Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur.

Pelaku yang dikenal sebagai Muhammad Bily Febrian (18 tahun) mencoba melakukan aksi pencurian burung di dalam rumah seorang warga pada siang hari.

Dilansir dari video amatir yang merekam adegan penangkapan, Muhammad Bily Febrian yang merupakan warga Desa Tulung, Kecamatan Sampung, tertangkap basah oleh pemilik rumah saat hendak mencuri burung berkicau.

Aksi pencurian di tengah terang hari ini tercium oleh pemilik rumah yang langsung berteriak maling. Teriakan tersebut mengundang warga sekitar untuk berkumpul dan menangkap pelaku secara beramai-ramai.

Ketua RT setempat, Siswanto, mengungkapkan bahwa tindakan warga dalam menangkap pelaku dipicu oleh kekesalan atas serangkaian pencurian yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Warga desa merasa terganggu oleh hilangnya barang berharga seperti uang dan hewan peliharaan, termasuk kejadian pencurian uang di pondok pesantren di sekitar lokasi.

Pelaku mengaku bahwa aksi pencurian tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Terlebih lagi, pelaku saat ini masih menjadi buron polisi atas kasus pencurian kendaraan bermotor.

Saat dimintai keterangan, pelaku mengungkapkan, "bahwa dirinya ketangkap basah mau nyuri burung. Trus uangnya mau buat kehidupan sehari-hari, soalnya saya dpo polsek sukorejo, kasus apa, curanmor."

Iptu Agus Supriyanto, Kapolsek Sampung, menjelaskan kronologi peristiwa tersebut,

"Pelaku masuk kedalam rumah dan hendak mengambil burung, namun diketahui korban selanjutnya pelaku lari. Pada saat lari diamankan oleh warga dan dibawa ke Polsek Sampung. Setelah dilakukan pendalaman, interogasi pelaku beberapa kali melakukan tindak pidana di wilayah Sukorejo."

Muhammad Bily Febrian telah dua kali mengalami proses hukum dan dipenjara akibat kasus serupa sebelumnya. Saat ini, ia menjadi buronan polisi terkait dengan kasus pencurian sepeda motor dan perhiasan emas milik warga Kecamatan Sukorejo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kirab Grebeg Tutup Suro: Melestarikan Budaya Dan Mendorong Ekonomi Lokal Di Ponorogo

Kirab Grebeg Tutup Suro: Melestarikan Budaya Dan Mendorong Ekonomi Lokal Di Ponorogo

| Rabu, 16 Agustus 2023 | 00:01 WIB

Konser NOAH Alon-Alon Ponorogo: Dihimbau Menggunakan Sepatu, Disbudparpora Singgung Sampah Tusuk Jajanan

Konser NOAH Alon-Alon Ponorogo: Dihimbau Menggunakan Sepatu, Disbudparpora Singgung Sampah Tusuk Jajanan

| Selasa, 15 Agustus 2023 | 08:29 WIB

Nahas! Ponsel Bocah Dirampas Maling Saat Bermain Dalam Gang di Tambora

Nahas! Ponsel Bocah Dirampas Maling Saat Bermain Dalam Gang di Tambora

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 00:40 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB